Sambut Pendaki Pasca Pandemi, Desa Wisata Senaru Dilatih Mitigasi

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 05:29 WIB
Pokdarwis Desa Wisata Senaru Dilatih Mitigasi Bencana (Dispar NTB)
Pokdarwis Desa Wisata Senaru Dilatih Mitigasi Bencana (Dispar NTB)

LombokInsider.com - Senaru, Desa Wisata yang terletak di Kabupaten Lombok Utara ini berkesempatan menjadi tempat penyelenggaraan pelatihan yang bertajuk “Mitigasi bencana” yang diinisiasi oleh Dinas Pariwisata NTB selama dua hari yakni dari 22-23 Oktober 2021.

Terpilihnya Senaru sebagai lokasi dari pelatihan Mitigasi bencana ini, menurut Kabid Destinasi Pariwisata, H. Ahlul Wakti, dikarenakan Senaru yang merupakan salah satu pintu pendakian ke Gunung Rinjani yang dikunjungi banyak pendaki.

Membuka acara, Kabid Destinasi Pariwisata, H. Ahlul Wakti dalam sambutannya berharap dengan adanya pelatihan Mitigasi bencana ini desa -Desa Wisata kita memiliki kemampuan mitigasi dan adaptasi bencana.

Baca Juga: Program 1000 Cendekia NTB Dituding Bermasalah, Ini Penjelasan Kadis Dikbud NTB

Dilanjutkan olehnya, pelatihan ini dimaksudkan untuk mempersiapkan NTB demi menyambut event-event internasional dari sisi Mitigasi bencana, pasca pandemi covid.

Pada hari pertama pelatihan yaitu Jumat (22/10), Desa Wisata mendapatkan pelatihan Mitigasi bencana dengan menghadirkan BMKG dan BPBD sebagai narasumbernya.

Di sesi pertama, dalam materinya, Yudhit Adiyatma selaku perwakilan BMKG menyampaikan beberapa hal seperti manajemen resiko dan bencana, adanya info khusus pariwisata, serta info sebaran titik panas.

Nantinya informasi harian maupun mingguan terkait informasi cuaca, suhu, curah hujan, dan sebagainya akan diperbarui setiap senin dan kamis melalui grup WhatsApp oleh BMKG.

Kabid Destinasi Dispar NTB yang juga selaku moderator mengharapkan BMKG bisa memberikan informasi untuk diletakkan di Tourist Information Center nantinya termasuk di pintu-pintu pendakian.

Baca Juga: Langkah Polii dan Apriyani Terhenti, Gagal Maju ke Babak Semifinal Denmark Open 2021

“Sehingga nanti ketika wisatawan hendak melakukan pendakian dan travellling destinasi-destinasi wisata, bisa merasa aman dan nyaman,” harapnya.

Di sesi kedua, Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) yang diwakili oleh Kabid Penanggulangan Bencana BPBD NTB, Mustakim menyampaikan materi terkait Regulasi dan Tantangan dalam Melaksanakan Mitigasi bencana dan Pengelolaan Krisis Kepariwisataan Akibat Bencana.

Menyadari akan NTB yang rawan bencana seperti gempa bumi, banjir dan tsunami, Kabid Penanggulangan Bencana BPBD NTB ini menekankan upaya antisipasi dengan meningkatkan pemahaman dan pengetahuan dasar kebencanaan penting.

Berkaca pada bagaimana Jepang dalam menanggapi bencana, dalam pemaparannya, Mustakim menyampaikan bahwa kita bisa menunjukkan upaya serupa, misalnya dengan memiliki bangunan tahan gempa.

Halaman:

Editor: Agus Apriyanto LI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resep menu sahur simpel sambal terong lalap

Sabtu, 25 Maret 2023 | 22:01 WIB
X