Waduh! Irjen Ferdy Sambo diduga menghilangkan barang bukti rekaman CCTV...

Junita Sianturi
- Minggu, 7 Agustus 2022 | 17:02 WIB
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo saat memberikan keterangan usai Irjen Ferdy Sambo ditempatkan di tempat khusus oleh Inspektorat Khusus. (Tangkapan layar youtube @divisi humas Polri)
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo saat memberikan keterangan usai Irjen Ferdy Sambo ditempatkan di tempat khusus oleh Inspektorat Khusus. (Tangkapan layar youtube @divisi humas Polri)


Lombok Insider - Tim Inspektorat Khusus (Irsus) telah menempatkan Irjen Ferdy Sambo di tempat khusus di Mako Brimob terkait ketidakprofesionalan dalam oleh TKP.

Selain Irjen Ferdy Sambo, ada tiga anggota polri lainnya dilakukan penahanan di tempat khusus untuk menjalani pemeriksaan pembuktian pelanggaran kode etik.

Baca Juga: Pelantikan KAHMI dan FORHATI Mataram, Koordinator Presidium : berikan kontribusi terbaik

"Inspektorat khusus ini sudah melakukan pemeriksaan terhadap 25 anggota Polri, dari 25 orang ini 4 diantaranya sudah ditempatkan di tempat khusus," kata Kadiv Humas Polri , Irjen Pol Dedi Prasetyo, dikutip dari channel youtube divisi humas polri yang tayang pada Sabtu 6 Juni 2022.

Baca Juga: Bayi 6 bulan meninggal dunia saat diajak sang ayah nonton pertandingan sepak bola

Dikatakannya, pemeriksaan terhadap 25 anggota Polri oleh tim Inspektorat Khusus ini untuk proses pembuktian keterlibatan 25 orang atas pelanggaran kode etik dalam penanganan kasus tewasnya Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

"Dari hasil kegiatan pemeriksaan tim gabungan terhadap perbuatan Irjen Ferdi Sambo yang diduga melakukan pelanggaran prosedur dalam penanganan tindak pidana meninggalnya Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Polri," ungkapnya.

Baca Juga: Ini sejumlah faktor penyebab ketindihan saat tidur...

Dikatakannya, dari hasil pemeriksaan tim Inspektorat Khusus terkait peristiwa tewasnya Brigadir Yoshua telah melakukan pemeriksaan terhadap 10 orang, dimana hasilnya menetapkan Irjen Ferdy Sambo diduga melakukan pelanggaran kode etik.

"Pelanggaran ketidakprofesionalan dalam olah TKP, oleh karenanya pada malam hari ini yang bersangkutan langsung ditempatkan di tempat khusus yaitu di Mako Brimob polri." Katanya.

Halaman:

Editor: Junita Sianturi

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=xVuSXe5BI04

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X