Wow! Irjen Ferdi Sambo dapat 'perlakuan khusus' Polri: bukan ditangkap maupun ditahan

Junita Sianturi
- Minggu, 7 Agustus 2022 | 15:49 WIB
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo saat memberikan keterangan press terkait ditahannya Irjen Ferdi Sambo.  (Tangkapan layar youtube @Divisi Humas Polri)
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo saat memberikan keterangan press terkait ditahannya Irjen Ferdi Sambo. (Tangkapan layar youtube @Divisi Humas Polri)


Lombok Insider - Pihak Kepolisian menegaskan jika mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdi Sambo bukan ditangkap maupun ditahan melainkan ditempatkan di tempat khusus Mako Brimob.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan jika komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk membuka jelas kasus tewasnya brigadir J.

Baca Juga: Dugaan pelanggaran kode etik, Irjen Ferdy Sambo ‘menginap’ di Mako Brimob

"Yang pasti sesuai komitmen Bapak Kapolri kasus ini harus dibuka secara terang," katanya di kutip dari channel YouTube @divisihumaspolri yang tayang pada Sabtu, 6 Agustus 2022.

Dikatakannya, Kadiv Humas Polri, saat tim khusus masih mendalami proses penyidikan terkait masalah di jalan duren tiga. Selain tim khusus ini ada juga inspektorat khusus.

Baca Juga: Kekhawatiran orangtua terhadap pelecehan seksual pada anak, ini cara mencegahnya ...

"Inspektorat khusus ini sudah melakukan pemeriksaan terhadap 25 anggota Polri, dari 25 orang ini 4 diantaranya sudah ditempatkan di tempat khusus," kata Kadiv Humas Polri.

Pemeriksaan terhadap 25 anggota Polri oleh inspektorat khusus ini dalam rangka untuk proses pembuktian yang lain dulu yakni sidang kode etik karena ketidakprofesionalan di dalam pelaksanaan olah TKP.

Baca Juga: Bertemu hantu pejuang di penjara Banceuy-Bandung: saya gagal, Presiden saya mati!

"Dari hasil kegiatan pemeriksaan tim gabungan terhadap perbuatan Irjen FS yang diduga melakukan pelanggaran prosedur dalam penanganan tindak pidana meninggalnya Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Polri," ungkapnya.

Lanjut Kadiv Humas Polri, dari hasil pemeriksaan tim inspektorat khusus terkait peristiwa tersebut sudah memeriksa 10 orang saksi. Dari hasil pemeriksan tersebut tim inspektorat khusus menetapkan bahwa Irjen Ferdi Sambo diduga melakukan pelanggaran terkait ketidakprofesionalan di dalam oleh TKP.

Baca Juga: Laudya Chintya Bella syok! berat badannya nambah 5 kg

"Oleh karenanya pada malam hari ini yang bersangkutan langsung ditempatkan di tempat khusus yaitu di Mako Brimob polri." Kata Kadiv Humas Polri.

Kadiv Humas Polri ini meminta masyarakat untuk sabar karena saat ini baik Inspektorat Khusus maupun Tim Khusus tengah berkerja mengungkap kasus kematian Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdi Sambo.

Baca Juga: Potret cantik Zahwa Nadira Majdi, putri TGB yang sedang ulang tahun

"Ini masih berproses, kami minta rekan-rekan bersabar dulu, jadi harus bisa membedakan kalau Irsus (inspektorat khusus) fokusnya menyangkut masalah pelanggaran kode etik, kalau timsus kerjanya proses pembuktian secara ilmiah ini juga masih berproses," tuturnya.

Dikatakan Kadiv Humas Polri, jika saat ini status Irjen Ferdi Sambo belum ditetapkan sebagai tersangka karena yang berhak mengeluarkan status mantan Kadiv Propam Polri itu dari tim khusus.

Baca Juga: Rela berbagi istri cantik demi warisan, tradisi aneh Suku Brokpa di India…

"Ya belum, kalau tersangka itu yang mengeluarkan statusnya dari tim khususnya, yang inikan inspektorat khusus makanya jangan sampai salah," tuturnya.

Kadiv Humas Polri ini menegaskan tidak ada penangkapan dan penahanan terhadap Irjen Ferdi Sambo.

"Iya, betul jadi tidak benar ada itu, inspektorat khusus memeriksa pelanggaran kode etik yang dilakukan 25 orang itu," tegasnya. Penulis : Mira Agustina ***

Editor: Junita Sianturi

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=xVuSXe5BI04

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X