UU masyarakat adat dibutuhkan biar harta kekayaan tidak dirampas Negara

Junita Sianturi
- Selasa, 2 Agustus 2022 | 18:26 WIB
Erasmus Cahyadi, Deputi Sekretaris Jenderal (Sekjend) Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (Aman) menilai Indonesia perlu ada Undang Undang Masyarakat Adat.   (tngkapan layar youtube.com/watch?v=WvyTA8aY8Y8)
Erasmus Cahyadi, Deputi Sekretaris Jenderal (Sekjend) Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (Aman) menilai Indonesia perlu ada Undang Undang Masyarakat Adat. (tngkapan layar youtube.com/watch?v=WvyTA8aY8Y8)

Lombok Insider – Kerap terjadi konflik  antara masyarakat adat dengan pemerintah. Masyarakat adat harus merelakan harta kekayaannya diambil oleh Negara.  Karena itu penting Undang Undang yang mengatur masyarakat adat.

Seperti diketahui, tanggal 9 Agustus merupakan Hari Masyarakat Adat Internasional. Semua negara termasuk Indonesia memperingati hari tersebut dan menjadi momentum untuk mengulas mengapa Undang Undang (UU) masyarakat adat dibutuhkan di Indonesia?

Baca Juga: Mulut Selebgram Dellu Uye terkunci makhluk halus saat camping di Danau Batur, begini ceritanya...

Erasmus Cahyadi, Deputi Sekretaris Jenderal (Sekjend) Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (Aman) Bidang Politik, memberikan penjelasan mengapa UU masyarakat adat dibutuhkan di negara Republik Indonesia (RI).

Dikatakannya, membicarakan Indonesia hanya relevan jika mengikutsertakan masyarakat adat sebagai bagian pokok dari perbincangan itu. Karena Indonesia dikenal negara Bhinneka Tunggal Ika yang artinya berbeda-beda tetapi dalam satu ikatan negara RI.

Baca Juga: Anda mudah Marah? Cek penyebabnya di sini! Nomor 4 yang paling sering

“Karena itulah bahwa berbicara Indonesia hanya bisa relevan kalau kita juga berbicara tentang masyarakat adat sebagai bagian penting di dalam negara kesatuan Republik Indonesia,” katanya dikutip dari channel youtube Aman–Aliansi Masyarakat Adat Nusantara pada, Selasa 2 Agustus 2022.

Lanjutnya, meski Republik Indonesia semoyan Bhinneka Tunggal Ika, namun faktanya yang terjadi setiap hari di masyarakat Bhinneka Tunggal Ika terus diseragamkan, padahal keragaman masyarakat adat berbeda-beda di tiap daerah.

Baca Juga: Mahar pernikahan Laudya Chintya Bella dengan pangeran Arab termahal abad ini bikin artis-artis minder!

Karena itulah, pentingnya Undang Undang masyarakat adat agar dapat menjadi koreksi berbagai kebijakan penyeragaman di masa lalu.

Halaman:

Editor: Junita Sianturi

Sumber: youtube.com/watch?v=WvyTA8aY8Y8

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X