• Minggu, 22 Mei 2022

4 Hari blokir jalan di Bima, 10 provokator dari AMANAT ditangkap aparat

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 10:47 WIB
Polisi dan TNI akhirnya membuka aksi blokir jalan di Bima oleh AMANAT yang telah berlangsung 4 hari. (Polres Bima)
Polisi dan TNI akhirnya membuka aksi blokir jalan di Bima oleh AMANAT yang telah berlangsung 4 hari. (Polres Bima)

LOMBOK INSIDER – Kapolres Bima, AKBP Heru Sasongko, menyatakan, pihaknya bersama TNI telah melakukan upaya maksimal dalam mengamankan jalannya unjuk rasa dan blokir jalan desa di pertigaan Desa Waro, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima.

Unjuk rasa ini berlangsung selama 4 hari berturut-turut, mulai Senin 9-12 Mei 2022, diikuti dengan aksi blokir jalan desa, di Desa Waro, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima.

Menurut Heru Sasongko, selain melakukan pengamanan, sedari awal pihak kepolisian juga memberikan imbauan dan negosiasi kepada massa aksi agar tidak melakukan blokir jalan desa di Desa Waro, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima.

Baca Juga: Galih Ginanjar curhat tenang rasa kangen ke King Faaz, efek Fairuz pamer foto bahagia bersama keluarga? 

Karena dapat mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya pengguna jalan dengan beragam keperluannya yang mendesak. 

“Sejak awal, upaya pengamanan sudah dilakukan sesuai SOP dan imbauan-imbauan juga tetap diberikan agar berunjuk rasa dengan damai. Negosiasi juga untuk tidak memblokir jalan,” ungkap Heru Sasongko. 

Sayangnya massa aksi tidak mengindahkan imbauan dan mementahkan negosiasi dari pihak kepolisian, serta tetap melakukan aksi blokir jalan dengan menggunakan batu, kayu, hingga barugak

Baca Juga: Link video streaming film KKN di Desa Penari sedang booming, ini 10 film yang paling dicari di Google  

Mereka menuntut pihak Pemerintah Kabupaten Bima untuk menemui mereka. Menanggapi itu, pihak Kapolres langsung memfasilitasi untuk menghadirkan pejabat pemda terkait guna menemui massa aksi.

Halaman:

Editor: Agus Apriyanto LI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X