• Sabtu, 16 Oktober 2021

Cabuli Anak Kerabat Hingga Hamil, MTA Terancam 15 Tahun Penjara

- Sabtu, 25 September 2021 | 04:53 WIB
Warga Karang Kelayu, Punia, Kota Mataram berinisial MTA tega mencabuli anak kerabatnya yang berusia 13 tahun hingga hamil empat bulan.  (Lombokinsider.com)
Warga Karang Kelayu, Punia, Kota Mataram berinisial MTA tega mencabuli anak kerabatnya yang berusia 13 tahun hingga hamil empat bulan. (Lombokinsider.com)

Mataram, LombokInsider.com - Warga Karang Kelayu, Punia, Kota Mataram berinisial MTA tega mencabuli anak kerabatnya yang berusia 13 tahun hingga hamil empat bulan.

Perbuatan pria 58 tahun ini diketahui setelah ibu korban curiga karena anak perempuannya tidak pernah meminta pembalut setelah sekian bulan.

"Ketika ibunya bertanya dan sedikit dipaksa, barulah timbul dugaan tersebut," ujar Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol Kadek Adi Budi Astawa, S.T., S.I.K., saat konferensi pers, Kamis, 23 September 2021.

Kadek Adi mengatakan, persetubuhan anak ini berawal ketika korban sedang bermain WiFi di samping rumah tersangka, kemudian tersangka memberikan kode dengan bersiul dan menyalakan korek api.

Baca Juga: Tukul Arwana Dirawat Pasca Bedah Otak, Akun Instagramnya Dibanjiri Pesan dan Doa Penggemar

"Pencabulan dilakukan di kos-kosan milik tersangka, di mana kejadian itu dilakukan oleh tersangka dengan rentang waktu seminggu atau dua minggu sekali pada malam hari," kata Kadek Adi.

Korban tidak berani berteriak karena takut dan pernah diancam akan membunuh ibu korban dengan pisau jika memberitahu orang lain.

Selain itu, setelah melakukan aksi Pencabulannya, tersangka memberikan uang dengan kisaran Rp25 ribu sampai dengan Rp50 ribu.

Setelah ibu korban mendengar pengakuan anaknya, ia langsung mengajak korban ke Polresta Mataram untuk melaporkan kejadian yang dialami oleh anaknya.

Halaman:

Editor: Agus Apriyanto LI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gahtan Divonis Tiga Bulan Penjara

Selasa, 12 Oktober 2021 | 20:12 WIB
X