Derby Jatim, tangis manajer Arema Fc pecah saat ucapkan duka mendalam

- Senin, 3 Oktober 2022 | 09:08 WIB
Manajer Arema Fc Ali Rifki (Instagram @alirifki_87) (@alirifki_87)
Manajer Arema Fc Ali Rifki (Instagram @alirifki_87) (@alirifki_87)

LOMBOK INSIDER - Derby Jatim mempertemukan Arema FC dan Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang pad 01 Oktober 2022 sabtu malam minggu. Rivalitas kedua tim asal Jawa Timur ini memang sudah tertanam puluhan tahun lamanya.

Maka tidak heran jika pertarungan, Arema FC dan Persebaya di pentas liga Indonesia selalu ditunggu oleh penikmat sepak bola tanah air. Sama-sama tim besar dikancah sepak bola Indonesia, yanh sarat akan gelar dan sejarah dengan basis suporter fanatis yang kuat di tubuh Arema FC dan Persebaya.

Bermain dikandang tentu membuat Aremania berbondong-bondong, datang ke Stadion Kanjuruhan untuk tidak melewatkan laga penuh gengsi antara tim kesayanganyan Arema FC menjamu tamu memusuh bebuyutannya Persebaya Surabaya.

Baca Juga: Alami KDRT, begini kondisi terbaru Lesti Kejora menurut Sandy Arifin pasca diamug Rizky

Sebagai suporter Aremania berharap, sekuat Singo Edan Arema FC meraih kemenanga dan merayakan dengan penuh suka cita. Dan menambah keromantisan Malang kota dingin di mapang minggu.

Setelah pluit panjang ditiup menjadi pertanda berakhirnya pertandingan. Arema FC takluk dari rivalnya Persebaya Surabaya dengan skor dramatis 2-3. Ini lah yang kemudian menjadi titik awal suka cita berubah menjadi derita dan tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang.

Malam minggu yang romantis di Malang itu berubah menjadi airmata. Suporter Arema FC turun dari tribun memasuki lapangan Stadion Kanjuruhan, mencari para punggawa Arema FC untuk melupkan kekecewannya dan bertanya kenapa mereka bisa kalah dari musuh bebuyutannya Persebaya.

Baca Juga: Hana Hanifah ungkap pria beruntung yang jadi cem-ceman sewaktu sebelum ditangkap polisi dulu

Aparat keamanan lantas menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk ke lapangan supaya tidak semakin besar. Bukannya reda malah menjadi petaka, gas air mata membuat suporter Arema FC berdesakan untuk menghindar keluar Stadion Kanjuruhan.

"Para penonton turun ke tengah lapangan, dan berusaha mencari para pemain untuk menanyakan kenapa sampai kalah, atau melampiaskan," kata Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta saat konfrensi pers di Mapolres Malang, pada Minggu dini hari (2/10/2022).

Halaman:

Editor: Moh Saddam Husein

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Update terbaru Grup D, E dan F Piala Dunia 2022

Rabu, 30 November 2022 | 16:33 WIB
X