Tragedi di Kanjuruhan, Mahfud MD: Suporter lapangan hanya Arema, tak ada korban penganiayaan antar suporter

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 13:00 WIB
Potret kerusuhan di Kanjuruhan Malang Minggu dini hari (Tangkapan layar Twitter @miduk17)
Potret kerusuhan di Kanjuruhan Malang Minggu dini hari (Tangkapan layar Twitter @miduk17)

LOMBOK INSIDER – Tragedi Kanjuruhan hingga siang ini dikonfirmasi sudah sekitar 130 orang dinyatakan meninggal dunia, dan ratusan orang tengah dirawat.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menjelaskan bahwa kerusuhan yang terjadi di stadion Kanjuruhan bukanlah bentrok antar suporter.

Baca Juga: Ladies wajib tahu, ini 5 ciri - ciri pria setia !

Dilansir dari wawancara dalam kanal YouTube TvOneNews, Mahfud MD menegaskan bahwa umumnya korban meninggal bukan karena bentrok.

Mahfud menuturkan korban meninggal karena sesak nafas, terinjak-injak, dan saling berdesak-desakan.

"Perlu saya tegaskan bahwa tragedi Kanjuruhan itu bukan bentrok antar suporter Persebaya dengan Arema,” tegas Mahfud.

“Sebab pada pertandingan itu suporter Persebaya tidak boleh ikut menonton. Suporter di lapangan hanya dari pihak Arema,” tegas Mahfud dalam keterangannya di wawancara TV One

“Para korban pada umumnya meninggal karena desak-desakan, saling himpit, dan terinjak-injak, serta sesak nafas,” kata Mahfud.

Baca Juga: Detik detik Luna Maya dipijat hanya pakai selembar kain di badan , mantan Ariel Noah auto keenakan

Halaman:

Editor: Glenaldi Hutahaean SP

Sumber: Kanal YouTube tvOneNews

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Update terbaru Grup D, E dan F Piala Dunia 2022

Rabu, 30 November 2022 | 16:33 WIB
X