Inalillahi, seorang bocah tak sadarkan diri jadi korban kerusuhan supporter bola Arema vs Persebaya

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 09:19 WIB
Seorang bocah tak sadarkan diri jadi korban kerusuhan supporter bola Arema vs Persebaya sekarag berada di rumah skait sementara orangtuanya entah di mana. (IG @hasilliga.tv)
Seorang bocah tak sadarkan diri jadi korban kerusuhan supporter bola Arema vs Persebaya sekarag berada di rumah skait sementara orangtuanya entah di mana. (IG @hasilliga.tv)


LOMBOK INSIDER - Persepakbolaan Indonesia sedang berduka, usai pertandingan Arema vs Persebaya.

Lapangan stadion Kanjuruhan yang awalnya menjadi pusat sorak sorai supporter Arema vs Persebaya, kini menjadi saksi duka hilangnya banyak nyawa.

Tragis, pertandingan Arema vs Persebaya yang awalnya berjalan sportif, malah berakhir duka.
Tak hanya duka bagi dunia persebakbolaan yang dinaungi oleh PSSI, namun banyak keluarga yang juga nelangsa kehilangan sanak saudara dalam pertandingan itu.

Baca Juga: Cerita Malam pertama Syekh Puji dengan gadis 14 tahun berakhir di karangkeng

Sabtu, 1 Oktober 2022, menjadi hari kelam di Lapangan Kanjuruhan Malang. Harapan bahagia dengan mendukung tim sepak bola andalannya, malah menjadi berita duka.

Hinggi kini ratusan nyawa lebih telah menjadi korban dalam insiden kerusuhan para supporter dan pihak polisi yang mengamankan jalannya pertandingan.

Dilansir dari IG malangraya_info, banyak jenazah terletak  di lantai rumah sakit Wafa Husada Kepanjen, RSUD Kanjuruan dan pusat kesehatan lainnya. Seorang bocah pun tak luput menjadi korban kerusuhan supporter Arema vs Persebaya ini.

Baca Juga: Ramalan kartu tarot jika Lesti Kejora pilih bertahan dengan Rizky Billar, seperti buah simalakama

Entah dimana kedua orang tuanya, menurut informasi yang beredar, sang bocah terpisah saat kerusuhan terjadi. Bocah yang diperkirakan umur 7 tahun ini ditemukan seorang anggota TNI tergeletak terpisah dari orang tuanya.

Saat ini sang bocah yang tidak diketahui namanya ini, masih lemas tak sadarkan diri.
Ia dirawat di RSUD Kepanjen dengan darah di sekitar wajahnya. Mulut dan hidungnya mengeluarkan darah.

Dari foto yang beredar dibubuhkan informasi bahwa hingga kini orang tua bocah tersebut belum diketemukan.

Baca Juga: Rumah tangga di tepi jurang, intip 9 sumber kekayaan Lesti Kejora dan Rizky Billar tak habis sampai 7 turunan

“Jika ada yang mengenal anak ini, mohon segera merapat ke RS Kepanjen. Terpisah dari orang tuanya ketika kerusuhan terjadi di Stadion Kanjuruhan. Terima kasih untuk bapak-bapak TNI yang sudah menyelamatkan dan membawa ke RS,” demikian tulis akun yang tidak diketahui namanya itu.

Hingga kini keadaan di sekitar Stadion Kanjuruan masih mencekam. Banyak kendaraan yang hancur dan rusak oleh anarkisme supporter yang tidak terkendali. Kepolisian juga masih memeriksa  pihak-pihak terkait mengenai kerusuhan suporter Arema vs Persebaya.***

Editor: Junita Sianturi

Sumber: IG @malang_info

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Update terbaru Grup D, E dan F Piala Dunia 2022

Rabu, 30 November 2022 | 16:33 WIB
X