Tri Fajar Firmansyah, suporter PSS Sleman meninggal dunia setelah menjadi korban penganiayaan

Junita Sianturi
- Kamis, 4 Agustus 2022 | 12:54 WIB
Aparat kepolisian mengamankan para suporter yang melakukan penganiayaan terhadap Tri Fajar Firmansyah yang akhirnya meninggal dunia karena luka bagian kepala.  (Tangkapan layar Kanal Youtube @Silvi Hong )
Aparat kepolisian mengamankan para suporter yang melakukan penganiayaan terhadap Tri Fajar Firmansyah yang akhirnya meninggal dunia karena luka bagian kepala. (Tangkapan layar Kanal Youtube @Silvi Hong )

Lombok Insider - Kabar duka kembali menyelimuti dunia per sepak bolaan d itanah air, datang dari Sleman.

Salah seorang suporter PSS Sleman meninggal dunia setelah menjadi korban penganiayaan saat terjadi kericuhan Suporter Persis Solo dengan warga di wilayah Yogjakarta pada Senin, 25 Juli 2022.

Baca Juga: Babak baru kasus kematian Brigadir J, Ferdy Sambo mulai ketar-ketir? Bharada E tersangka Sambo kini diperiksa

Tri Fajar Firmansyah yang mengalami luka retak di bagian kepala meninggal dunia setelah sempat mengalami perawatan medis di Rumah Sakit Hardjolukito Jogyakarta pada Selasa, 2 Agustus 2022, siang kemarin.

Tri Fajar Firmansyah yang merupakan anggota komunitas yang sebelumnya kritis setelah mendapatkan luka di bagian belakang kepala retak dan harus melakukan operasi.

Baca Juga: Tampilan J-HOPE di Festival Lollapalooza memukau para Army, J-HOPE mari kita mencapai punca!

Kasus penganiayaan Tri Fajar Firmansyah ini juga sudah ditangani oleh pihak kepolisian dan sudah menetapakan 2 orang tersangka atas penganiayaan tersebut.

Sebelumnya, Polisi menyiapkan pasal 170 KUHAP tentang kekerasan di muka umum untuk menjerat para tersangka dalam pristiwa ini.

Baca Juga: Diiming-imingi gaji naik, TKW Taiwan disuruh layani majikan baru per jam 150 ribu

Halaman:

Editor: Junita Sianturi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X