• Minggu, 22 Mei 2022

Piala Uber 2022: Indonesia lampaui ekspektasi, kendati gagal ke semifinal

- Jumat, 13 Mei 2022 | 07:09 WIB
Komang Ayu Cahya Dewi. (pbsi.id)
Komang Ayu Cahya Dewi. (pbsi.id)

BANGKOK, LOMBOK INSIDER - Tim bulutangkis putri Indonesia gagal maju ke semifinal perebutan Piala Uber 2022. Langkahnya dihentikan sang juara bertahan, China di perempatfinal. Meski begitu, hasil ini sudah melampaui ekspektasi.

Bertanding di Impact Arena, Bangkok, Kamis (12/5) pagi, Srikandi-Srikandi Indonesia harus menyerah kalah 0-3 dari China. Meski sudah berjuang keras dan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik, Tim Merah-Putih sebagai runner up Grup A, belum berhasil mengatasi kekuatan tim Negeri Tirai Bambu yang merupakan juara Grup B.

Baca Juga: Liga Primer Inggris: Tottenham Hotspur cukur Arsenal 3-0 dalam laga Derby London Utara

Komang Ayu Cahya Dewi yang turun di laga pembuka belum mampu menggoyahkan dominasi peraih emas Olimpiade Tokyo 2020, Chen Yu Fei. Komang pun kalah dengan skor 12-12, 11-21.

-
Komang Ayu Cahya Dewi

“Saya sudah berusaha semaksimal mungkin. Ke mana bola sudah saya kejar, tetapi tidak mudah. Permainan Chen Yu Fei rapi sekali. Tidak ada celahnya untuk diserang. Sepanjang pertandingan, saya dikontrol habis sama dia. Tidak ada kesempatan sekali pun untuk bisa mengontrol permainan dia,” kata Komang.

“Dari permainan tadi, saya sadar standar permainan saya belum apa-apa dibanding dia. Untuk bisa seperti dia, saya harus meningkatkan segalanya. Saya sadar, untuk bisa menyamai standar seorang juara Olimpiade itu perlu kerja keras,” tambah Komang.

Baca Juga: Tim Thomas Cup Indonesia balas dendam kekalahan Tim Uber atas China, Ginting dan Jojo sumbang kemenangan

Indonesia jadi tertinggal 0-2 setelah Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi gagal menjungkalkan Chen Qing Chen/Jia Yi Fan. Lewat laga dua gim, Ana/Tiwi menyerah kepada peraih perak Olimpiade Tokyo, dengan 19-21, 16-21.

“Hari ini saya bisa bermain baik dan maksimal. Seluruh kemampuan yang dimiliki, sudah bisa dikeluarkan semua. Cuma, sayang kita belum berhasil menyumbangkan angka untuk Indonesia. Lawan memang kuat. Mereka bermain rapi. Sebagai peraih medali perak Olimpiade, permainan lawan memang solid,” komentar Ana, sapaan karib Febriana.

-
Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi

Di partai ketiga, Bilqis Prasista awalnya sudah sukses membuat kejutan dengan mencuri satu gim atas He Bing Jiao. Sayang karena tenaga dan fokusnya sudah menurun, dia akhirnya kalah dengan 21-19, 18-21, 7-21.

Halaman:

Editor: Usman Jayadi

Sumber: pbsi.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X