Penandatanganan kesepakatan tapal batas Kabupaten Bima dan Dompu, Bang Zul: Semoga tidak ada masalah lagi

- Kamis, 3 November 2022 | 08:05 WIB
Kesepakatan tapal batas Kabupaten Bima dan Dompu ditandatangani, Bang Zul: Semoga tidak ada masalah lagi. (Diskominfotik NTB)
Kesepakatan tapal batas Kabupaten Bima dan Dompu ditandatangani, Bang Zul: Semoga tidak ada masalah lagi. (Diskominfotik NTB)

LOMBOK INSIDER - Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menghadiri penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Perubahan Permendagri No. 37 Tahun 2016 tentang tapal batas Kabupaten Bima dan Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat.

"Dengan penandatanganan kesepakatan tapal batas Kabupaten Bima dan Dompu ini, mudah-mudahan tidak ada lagi permasalahan di masa yang akan datang,” kata Bang Zul, sapaannya. 

Hal tersebut disampaikan Bang Zul, saat menghadiri penandatanganan kesepakatan tapal batas yang dihadiri kedua belah pihak, Kabupaten Bima dan Dompu yang difasilitasi Pemprov NTB di Gedung Sangkareang pada Rabu (2/11).

Baca Juga: Ikut semarakkan event WSBK Mandalika, museum NTB gelar pameran temporer 

"Kalau kedepannya pun ada masalah-masalah, ya kita kembali bertemu, berunding, tidak perlu ribut-ribut, apalagi sampai ada korban yang tidak kita harapkan,” ujar Bang Zul.

Kesepakatan yang berlangsung menegaskan bahwa pelaksanaan pelayanan publik di daerah terdekat dengan tapal batas Kabupaten Dompu dan Bima yakni dusun Karaku Desa Manggena'e Kecamatan Dompu berjalan sebagaimana biasanya, yaitu masuk dalam administrasi pemerintahan Kabupaten Dompu. 

Pada kesempatan yang sama, Bupati Bima, Hj. Indah Damayanti Putri, mengatakan bahwa dari pihak Kabupaten Bima sendiri memastikan sudah menyepakati titik-titik yang menjadi batas antara Kabupaten Bima dan Dompu yang ditandatangani bersama.

Baca Juga: Hindari kepadatan lalulintas saat WSBK 2022, penonton diimbau gunakan kendaaraan roda dua 

"Tentunya penentuan batas ini bukan berkaitan dengan apa yang menjadi keuntungan kabupaten bersangkutan, yang utama adalah tanggungjawab kita pada masa pemerintahan kita, mampu merumuskan hal ini sehingga tidak menjadi warisan yang kedepannya terus menjadi permasalahan,” pungkasnya. 

Halaman:

Editor: Agus Apriyanto LI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X