Serius perangi perkawinan anak, Pemprov NTB teken MoU dengan Plan Indonesia

- Jumat, 2 September 2022 | 05:28 WIB
Serius perangi Perkawinan Anak, Pemprov NTB teken MoU dengan Plan Indonesia. (Diskominfotik NTB)
Serius perangi Perkawinan Anak, Pemprov NTB teken MoU dengan Plan Indonesia. (Diskominfotik NTB)

LOMBOK INSIDER - Pemerintah Provinsi NTB sangat serius dalam memerangi isu perkawinan anak melalui kerja sama dengan Plan Indonesia.

Pemprov NTB melakukan Rapat Koordinasi dan Penandatanganan Nota Kesepahaman serta Perjanjian kerja sama dengan Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) Tentang Pencegahan perkawinan anak, di Gedung Sangkareang, Kamis 1 September 2022. 

Penandatanangan kerjasama Pemprov NTB dan Plan Indonesia diantaranya dengan Kepala Dinas Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan KB (DP3AP2KB) tentang pencegahan perkawinan anak.

Baca Juga: Protes kematian mahasiswa Harvard di Bali, sejumlah aktivis ini melakukan Unjuk Rasa 

Tanda tangan perjanjian kerjasama Dinas Kesehatan NTB dengan Plan Indonesia tentang kemitraan mendukung sanitasi berbasis masyarakat di NTB, serta penandatanganan kerjasama dengan BKKN NTB terkait stunting melalui Project Masmirah. 

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, menjelaskan Pemerintah Provinsi NTB menjadi Provinsi pertama di Indonesia yang memiliki Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pencegahan Perkawinan Anak. 

Namun, dikatakan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah Perda tersebut tidaklah cukup hanya menjadi bahasan di tingkat kabupaten dan kota.

Baca Juga: Data registrasi kartu prabayar diduga bocor sebanyak 1,3 milliar, kominfo bantah kabar itu 

Perda perkawinan anak tersebut perlu diteruskan hingga ke tingkat dusun sehingg bisa langsung menyasar anak, orangtua, dan pemangku kepentingan. 

Halaman:

Editor: Agus Apriyanto LI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X