Ingin bertemu keluarga di Lombok, TKI ilegal korban kapal tenggelam di Batam minta segera dipulangkan

- Selasa, 21 Juni 2022 | 23:31 WIB
TKI Ilegal asal NTB korban tenggelamnya kapal di Batam
TKI Ilegal asal NTB korban tenggelamnya kapal di Batam

LOMBOK INSIDER - Nasib 23 orang TKI Ilegal asal NTB (Lombok) yang tenggelam di Batam sepekan yang lalu mulai resah. Pasalnya sampai dengan berita ini diturunkan, mereka belum dipulankan ke Lombok.

Hal ini disampaikan Muhammad Nasir, Wakil Ketua IKBAL (Ikatan Keluarga Besar Lombok) Batam, yang selama ini mendampingi 23 TKI ilegal selama mereka berada di Batam.

Nasir mengungkapkan realisasi utusan dari Pemprov NTB yang katanya akan ke Batam dalam rangka penanganan PMI asal Lombok yang menjadi Korban kapal tenggelam sampai saat ini belum ada. Dan hal ini sudah di konfirmasi kepada Kadisnakertrans NTB Gede Putu Aryadi. "Para korban nike butuh kehadiran pemerintahnya," tambah Nasir.

Disebutkan Nasir, IKBAL dalam hal ini hanya berupaya mendampingi teman teman yang menjadi korban yang ada di shelter (tempat penampungan) dan 2 orang korban yg sedang dirawat di Rumah Sakit. "Mereka sangat berharap bisa segera dipulangkan oleh Pemerintah NTB ke kampung halamannya," ungkap Nasir.


Selain itu TKI ilegal para korban kapal tengelam Batam juga sangat berharap bisa berkomunikasi dengan keluarga mereka di kampung halaman. "Mereka ingin sekali bisa berkomunikasi dengan keluarga mereka di kampung," ungkap Nasir.


Sebagai orang yang berada di lokasi kejadian, Nasir mengungkapkan, jumlah korban seluruhnya sebanyak 30 orang. Semua asal Lombok NTB, yakni dari Lombok Barat, Lombok Tengah dan Lombok Timur.

Adapun kondiri korban, 21 orang dalam keadaan selamat dan sehat ( saat ini berada dalam shelter BP2MI Kepri di Kota Batam), 2 orang TKI dalam kondisi sakit dan sedang dalam perawatan di RS, serta sebanyak 7 orang korban meninggal dunia dan sedang dalam proses pencarian jenazahnya di laut.

Diantara 7 korban tenggelam tersebut, terdapat 1 orang adalah berjenis kelamin perempuan. "Kondisi cuaca di Kota Batam yang tidak kondusif sangat menyulitkan pencarian," aku Nasir.


Ditambahkannya, berdasarkan informasi dari Basarnas, baru beberapa jenazah saja yang sudah ditemukan. Namun pihak Basarnas belum dapat memberikan data yang rinci soal korban yang sudah ditemukan.


Sementara itu Kepala Disnakertrans NTB, Gede Putu Aryadi ketika dikonfirmasi mengatakan pemulangan akan dilakukan dan dikoordinasikan oleh Tim Penanganan PMIB, yang dikoordinasikan oleh BP2MI. "Terus terang kami saat ini tidak tersedia anggaran untuk penanganannya," ungkap Aryadi sambil mengatakan biasanya akan ada koordinasi resmi antar lembaga.

Halaman:

Editor: Siti Aeny Maryam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

4 Tahun kepemimpinan Zul Rohmi mewujudkan NTB Gemilang

Minggu, 18 September 2022 | 19:18 WIB

Permasalahan aset masyarakat Gili Trawangan tuntas

Sabtu, 17 September 2022 | 09:41 WIB
X