Tim SAR hentikan pencarian Ibunda Iksan pingsan

- Minggu, 19 Juni 2022 | 13:50 WIB
Asni (mengunakan kerudung coklat muda, Ibunda Iksan Maulana jatuh pingsan setelah Tim SAR menghentikan pencarian anaknya selama 7 hari
Asni (mengunakan kerudung coklat muda, Ibunda Iksan Maulana jatuh pingsan setelah Tim SAR menghentikan pencarian anaknya selama 7 hari

LOMBOK INSIDER - Bagi seorang Ibu, setitik harapan tetap lah harapan. Begitu pula bagi Asni(55), Ibunda Iksan Maulana. Kendati semua orang mengatakan anaknya yang hanyut di Sungai Bangek Padang tidak bisa ditemukan, dia tetap percaya Iksan nantinya bisa dia temukan, walaupun hanya berupa jasad.

Tapi tetap saja, ketika tim sar menghentikan pencarian Jumat lalu, Asni langsung jatuh pingsan di teras rumahnya. Keluarga dan tetangga berusaha menyadarkannya kembali dan memberi semangat untuk tetap mencari Iksan wlo tanpa bantuan tim sar.

"Ibu merindukanmu, ibu sudah ikhlas nak, pulang lah nak!” ucap Asninya ketika sadar. Dia terus saja meratap seperti itu.

Esoknya Asni kembali datang ke lokasi pencarian menantikan kehadiran sosok anak bujangnya yang hilang. Ratapan tadi terdengar samar-samar dari pinggir Sungai Bangek

“Bilo ama ka basuo jo Ikhsan nak. Kawan-kawan lah pulang, pek lah pulang wak lai nak,” ucapnya yang kira-kira mengandung arti "kapan kah kita bisa berjumpa nak, kawan-kawanmu sudah pulang, cepat lah pulang nak".

Semenjak pagi, Asni sudah turun ke sungai, bibirnya menggigil karena setengah badannya terendam air. Tapi ia terus berharap kepulangan sang anak. Tak ada satu kata pun yang bisa diucapkan selain menyebut nama Iksan ketika melangkah.

“Ndak disangko mode ko do nak. Pulang lah lai nak, pulang wak lai. Ama lah ikhlas nak,” kata wanita berumur 55 tahun itu.

Sambil melangkah di air sungai, Asni kenangan demi kenangan bersama Iksan kembali hadir dalam benaknya. “Anak ama ko elok nyo, ba kok sampai mode ko. Anak ama santiang, ndak pandai malawan. Patang diambiak annyo juo aia untuak ama nyo ko lai. Kini ama tunggu-tunggu inyo yang ndak tibo,” katanya meratap.

Asni masih tampak termangu, tatapannya nanar menatap penuh harap ke arah aliran sungai Lubuk Tongga nan kecoklatan bersama derasnya arus. Tak jauh dari tempat Asni termangu penuh harap, seorang pria berkacamata berdiri tampak tegar. Dia adalah Ujang, ayah Iksan.

Halaman:

Editor: Siti Aeny Maryam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

4 Tahun kepemimpinan Zul Rohmi mewujudkan NTB Gemilang

Minggu, 18 September 2022 | 19:18 WIB

Permasalahan aset masyarakat Gili Trawangan tuntas

Sabtu, 17 September 2022 | 09:41 WIB
X