Sambut MotoGP Mandalika, Pemda Lobar Gelar Balap Boat Nelayan

- Minggu, 13 Maret 2022 | 07:31 WIB
Persiapan balap boat nelayan di Gili Gede, Sekotong (Foto: Usman)
Persiapan balap boat nelayan di Gili Gede, Sekotong (Foto: Usman)

GILI GEDE, LOMBOK INSIDER – Dalam rangka menyambut gelaran MotoGP Mandalika, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menggelar event balap boat nelayan di Gili Gede Sekotong, Lombok Barat, Sabtu, 13 Februari 2022.

Warga tupah rumah menyaksikan keseruan balap boat (Foto: Usman)

Event ini merupakan salah satu cara untuk mempromosikan destinasi pariwisata Lombok Barat khususnya yang berada di kecamatan Sekotong agar lebih dikenal oleh para wisatawan.

Bupati Lombok Barat, Fauzan Khalid, S.Ag., M.Si saat berbincang santai bersama Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo, Sindi, SH., MH di Thamarind Resort, Gili Gede (Foto: Usman)

Selain itu, event ini juga bertujuan untuk menghibur masyarakat sekitar yang kebetulan tidak punya kesempatan untuk menyaksikan gelaran akbar balap kuda besi di Sirkuit Mandalika.

H. Abu Bakar Abdullah, Anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat sekaligus panitia event balap boat di Gili Gede, Sekotong (Foto: Usman)

Baca Juga: Wagub NTB Ummi Rohmi Akui Peran Penting Notaris Dalam Pembangunan dan Perekonomian Daerah

Seperti yang diungkapkan oleh Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Lombok Barat, H. Abu Bakar Abdullah, SE di mana event balap boat ini sengaja digelar dan dikemas semenarik mungkin, karena selain tujuannya untuk promosi pariwisata, juga untuk menghadirkan kebahagian bagi masyarakat setempat.

Pertunjukan Tari Rudat, tari khas Suku Sasak (Foto: Usman)

“Ini international event yang sebentar lagi di Mandalika, itu gongnya akan segera dipukul, menjadi kemudian seluruh mata yang ada di dunia akan melihat suatu perhelatan yang luar biasa, tapi di sisi lain juga kita sangat menggapresiasi bahwa dalam perhelatan ini ada juga masyarakat kita yang tidak memiliki kesempatan untuk menonton perhelatan intenasional itu sehingga kami bersama masyarakat, khususnya nelayan yang ada di Gili Gede mendengar aspirasi mereka, kemudian mengemas kegiatan ini dalam bentuk event yang tidak lebih sama substansinya adalah untuk menghadirkan di mana masyarakat warga juga tidah hanya sebagai penonton, tapi mereka juga menjadi pemain,” kata Abu saat dijumpai wartawan usai acara.

Halaman:

Editor: Usman Jayadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X