Penuhi kebutuhan biologis suami istri selama mengungsi, warga dirikan tenda khusus

- Jumat, 2 Desember 2022 | 17:53 WIB
Tampilan bagian dalam tenda sakinah.  (Youtube Voidotid)
Tampilan bagian dalam tenda sakinah. (Youtube Voidotid)



LOMBOK INSIDER- Dalam memenuhi kebutuhan biologis suami istri selama terjadinya gempa Cianjur, warga Desa Pasir Goong, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mendirikan sebuah tenda khusus.

Tenda tersebut diberi nama “tenda sakinah” yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan biologis suami istri selama menggungsi.

Pendirian tenda tersebut diusulkan oleh Ferry Firdaus setelah ada keluhan seorang warga Desa Pasir Goong yang pulang kampung usai merantau.

Baca Juga: Usai diguncang gempa, Polsek Cianjur Kota bersihkan runtuhan bangunan masjid

Warga tersebut telah merantau kerja selama dua bulan, namun ketika ia pulang bertepatan dengan terjadinya gempa Cianjur.

Saat ia pulang rumahnya telah rusak karna gempa dan membuat ia tisak bisa berkumpul bersama istrinya sementara waktu.

“Ada warga mendengar gempa langsung pulang setelah dua bulan pergi merantau. Cita-citanya lihat keluarga dan rumah, pingin tidur di rumah. Ujar Ferry Firdaus dalam sebuah  wawancara yang dikutip Tim Lombok Insider pada Jum'at, 2 Desember 2022.

Baca Juga: Bukan Sumatera dan Kalimantan, Ini Daerah yang diramal Hard Gumay akan terkena bencana besar di tahun 2023

“Kita semua paham, jadi kami fasilitasi, selanjutnya terserah” sambungnya.

Tenda dengan ukuran 4x4 meter tersebut juga dilengkapi dengan beberapa tempat tidur lipat.

Meski pada awalnya, pendirian tenda tersebut mendapat pertentangan dari warga sekitar karena masih dianggap tabu. Namun lambat laun keberadaan tenda tersebut dapat diterima oleh warga setempat karna dianggap salah satu kebutuhan.

Baca Juga: Sigap, Densus 88 berhasil amankan 2 orang terduga teroris di Sukoharjo
“Wargapun memahami karna ini merupakan kebutuhan biologis bagi pasangan suami istri” ucap Ferry Firdaus.

Sudah 10 hari terlalu sejak terjadinya di tempat Cianjur dengan Magnitudo 5,6 SR yang menghancurkan tempat tinggal ribuan warga dan juga menyebabkan banyak korban jiwa.

Hal tersebut membuat berbagai aktivitas warga banyak yang terhambat. Juga dengan adanya status darurat tanggap bencana yang masih diberlakukan oleh otoritas setempat.***


Editor: Abed LI

Sumber: YouTube Voidotid

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X