Eks Dirjen Kemenperin jadi tersangka kasus izin impor garam

- Kamis, 3 November 2022 | 14:53 WIB
Ilustrasi (Foto : IG Garam.id)
Ilustrasi (Foto : IG Garam.id)

LOMBOK INSIDER – Eks Dirjen Kemenperin Muhammad Khayam (MK) jadi tersangka kasus izin impor garam.

MK merupakan Dirjen IKFT Kemenperin pada tahun 2012-2022, dan tetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tidak pidana korupsi berkaitan dengan fasilitas impor garam industri periode 2016-2020.

Selain MK, terdapat tiga tersangka lainnya yang merupakan anak buah dari Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Dilansir Lombok Insider melalui YouTube channel Apa Ini, pada Kamis, 3 November 2022, diketahui Eks Dirjen Kemenperin MK ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan tiga orang lainnya.

Ketiganya yaitu Direktur Industri Lia Farmasi dan Tekstil Kemenperin Fridy Juwono (FJ), Kepala Sub Direktorat Kimia Farmasi dan Tekstil Yosi Arfianto (YA), dan Ketua Asosiasi Industri Pengelola Garam Indonesia F. Tony Tanduk (FTT).

Dalam kasus ini, Kuntadi sebagai Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung menjelaskan bahwa penetapan tersangka terkait modus merekayasa data untuk kuota impor garam yang menyeret Muhammad Khayam dan tiga orang lainnya.

"Tim penyidik pada 27 Oktober 2022 telah melakukan gelar perkara, setelah mengumpulkan alat bukti yang cukup pada Rabu 2 November tim penyidik Kejaksaan Agung telah menetapkan empat tersangka dalam kasus importasi garam ini," jelas Kuntadi, di gedung Kejagung, Jakarta Selatan.

Penyidik melakukan penahanan terhadap keempat tersangka lantaran mereka menetapkan kuota impor garam sebesar 3,7 ton pada tahun 2016-2022.

Dampak kebijakan tersebut mengakibatkan terjadinya over supply sehingga harga garam di tingkat petani garam lokal jadi anjlok.

Halaman:

Editor: Dyan Putra

Sumber: kemenperin.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bulan rajab : 4 keutamaan yang wajib diketahui

Kamis, 26 Januari 2023 | 17:01 WIB
X