Tangis pilu keluarga korban tragedi Kanjuruhan ke juragan99: Saya kehilangan anak gadis saya satu-satunya pak

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 06:31 WIB
juragan99 takziah ke rumah keluarga korban tragedi stadion kanjuruhan (Pretty Debby Lestary Mamonto)
juragan99 takziah ke rumah keluarga korban tragedi stadion kanjuruhan (Pretty Debby Lestary Mamonto)

 

LOMBOK INSIDER – Laga sepakbola Arema dan Persebaya yang berakhir tragis menyisakan cerita pilu dan duka mendalam bagi para keluarga korban.  Tragedi Kanjuruhan memakan korban lebih dari seratus nyawa. Ada orangtua kehilangan anak satu-satunya dan ada juga yang kehilangan orangtua sebagai sandaran pencari nafkah.

Kisah pilu ini diceritakan Gilang Widya Pratama atau kerap disapa juragan99 dalam akun instagram miliknya. Juragan99 tangisi korban tragedi Kanjuruhan.

“Tidak ada yang percaya kalau kejadian ini benar-benar terjadi,” kata juragan99. Ia melanjutkan, ia dengan didampingi istri dan manajemen melakukan takziah, mengunjungi keluarga korban kerusuhan di stadion Kanjuruhan.

Baca Juga: Mohon maaf dan doa: Pemilik Arema menangis tersedu-sedu ketika kunjungi keluarga korban tragedi Kanjuruhan

Juragan99 mengaku, ada satu kisah kehilangan yang membuat ia tidak mampu menahan airmata yaitu ketika seorang ibu menceritakan bagaimana ia kehilangan anak perempuan satu-satunya.

“Mas, dari kecil anak saya selalu saya penuhi kemauannya karena anak saya satu-satunya. Apapun saya penuhi mas. Saya bekerja sekuat tenaga untuk membahagiakan anak saya mas. Dia harapan saya untuk masa depan,” kata Ibu itu kepada juragan99.

“Sekarang dia sudah pergi,  apalagi harapan saya mas. Rasanya dunia sudah gelap buat saya. Saya ga tau harus apa setelah ini,” kata ibu itu pilu, yang meembuat Juragan99 pun menangis.

“Ya Allah ga kuat saya dengar kata-kata ibu ini,” kata juragan99.

Halaman:

Editor: Pretty Debby Lestary Mamonto

Sumber: Instagram @juragan_99

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa 6,1 SR mengguncang Garut, Cek faktanya di sini!

Sabtu, 3 Desember 2022 | 19:30 WIB
X