Pilpres 2024: NasDem pilih Anies Baswedan Capres 2024, generasi milenial dan generasi Z pilih Ganjar Pranowo

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 10:35 WIB
Anies Baswedan saat dideklarasikan menjadi calon Presiden 2024 oleh Partai Nasdem (Instagram Anies Baswedan)
Anies Baswedan saat dideklarasikan menjadi calon Presiden 2024 oleh Partai Nasdem (Instagram Anies Baswedan)

LOMBOK INSIDER - Anies Baswedan resmi menjadi pilihan Partai Nasional Demokrat (NasDem) sebagai Capres 2024. Sebelumnya NasDem telah mengajukan tiga nama yang akan diusung sebagai Capres 2024 yakni Andika Perkasa, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Dari tiga nama ini, pilihan NasDem jatuh pada Anies Baswedan yang pada 16 Oktober 2022 nanti sudah tidak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Baca Juga: Partai NasDem resmi usung Anies Baswedan jadi Capres 2024, siapa yang akan diduetkan?

Dikutip lombokinsider.com dari kanal YouTube Metrotvnews (3/10/2022), Surya Paloh, Ketua Umum Partai NasDem mengatakan: "...yang ingin dicari NasDem adalah yang terbaik dari yang baik-baik. Inilah kenapa akhirnya NasDem melihat seorang sosok Anies Rasyid Baswedan."

Deklarasi ini diselenggarakan di NasDem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, dihadiri sejumlah petinggi partai NasDem dan Anies Baswedan.

"Tugas utama Bung Anies nantinya, melihat kembali sejauh mana nilai harkat dan martabat nilai kehidupan kebangsaan kita yang sudah berhasil untuk diteruskan, yang belum berhasil untuk diperbaiki, pikiran-pikiran moderat ini yang ditawarkan oleh NasDem," jelas Surya Paloh.

Sementara itu, dari survei yang dilakukan oleh CSIS (Centre for Strategic and International Studies) seperti dijelaskan Arya Fernandes, Ketua Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS di kanal YouTube CNN Indonesia (26/9/2022), pemilih muda usia 17-39 tahun lebih banyak memilih Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024.

Pemilih muda yaitu mereka yang berusia 17-39 tahun, yang terdiri dari kelompok pemilih generasi Z dan generasi milenial. Definisi ini merujuk kategori pemilih generasi Z (berusia 17-23 tahun) dan milenial (berusia 24-39 tahun) yang dirumuskan oleh Badan Pusat Statistik.

"Dalam hitung-hitungan kami jumlah pemilih muda di 2024 mempunyai posisi penting dan strategis yaitu mencapai 60 persen atau 114 juta. Jumlah yang sangat banyak dan bisa mengubah posisi elektoral," ujar Arya Fernandez.

Halaman:

Editor: Arafat

Sumber: Youtube metrotvnews, YouTube CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X