Derby Jatim, nyawa-nyawa melayang di stadion Kanjuruhan

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 14:15 WIB
Korban-korban suporter aremania yang meninggal (Tagana Jatim) (Tagana Jatim)
Korban-korban suporter aremania yang meninggal (Tagana Jatim) (Tagana Jatim)

LOMBOK INSIDER - Memasuki bulan Oktober 2022 publik sepak bola tanah air disuguhkan partai menarik penuh gengsi bertajuk 'derby Jatim'. Dua klub di Provinsi Jawa Timur yang memiliki akar sejarah yang kuat di sepak Indonesia Arema Fc vs Persebaya akan saling tikam di Stadion Kanjuran markas Arema.

Rivalitas Arema dan Persebaya sudah terjadi puluhan tahun silam hingga saat ini. Makanya partai ini sangat ditunggu oleh jutaan pasang mata tanah air. Arema dan Persebaya sama-sama memiliki basis suporter yang besar dan militan.

Arema dengan Aremanianya, yang selalu setia di pinggir lapangan menjadi pemain ke 12 tiada henti memberi semangat melalui lagu-lagu dan lain sebagainya kepada punggawa singo edan ketika bertanding dan selalu memenuhi tribun Stadion Kanjuruhan.

Baca Juga: Diduga cem ceman Rizky Billar, ini profil lengkap Devina Kirana, agama, zodiak dan Instagramnya

Sementara Persebaya, memiliki Bonek mania yang merupakan basis suporter terbesar di Indonesia. Publik sepak bola tanah air memang sudah tidak asing lagi dengan suporter sepak bola yang satu ini. Militansinya dalam mendukung Persebaya sudah tidak perlu diragukan lagi.

Iya rivalitas Arema dan Persebaya sudah terjadi puluhan tahun lamanya. Aroma kebencian dan syarat gengsi terkadang harus memakan tumbal nyawa dari keduanya yang menambah mencekamnya derby Jatim ini.

Makanya muncul sebuah kesepakatan dari keduaanya ketika Persebaya bertandang ke markas Arema sta, Bonek mania tidak diperbolehkan hadir ke Stadion Kanjuruhan, begitupun sebaliknya.

Baca Juga: Diduga cem ceman Rizky Billar, ini profil lengkap Devina Kirana, agama, zodiak dan Instagramnya

Derby Jatim ini sempat berhenti cukup lama, menyusul dikeluarkan Persebaya dari liga Indonesia. Akibat kisruh dualisme di tubuh organisasi sepak bola Indonesia. Sementara Arema tetap bertengger dan berkompetisi di kasta tertinggi liga.

Setelah perjuangan, cukup panjang dari Bonek mania akhirnya klub kebanggaan Kota Surabaya itu kembali diakui PSSI dan memulai kembali ke kancah sepak bola Indonesia bermain di liga 2 pada 2017 lalu.

Halaman:

Editor: Moh Saddam Husein

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X