Tragedi Kanjuruhan tak hanya tewaskan penonton, 2 anggota polri turut jadi korban kerusuhan ini

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 13:16 WIB
Rusuh di karunjuhan  (Wikipedia )
Rusuh di karunjuhan (Wikipedia )

LOMBOKINSIDER- Tragedi kericuhan Kanjuruhan tewaskan 127 orang dan 2 diantaranya adalah pasukan Brigadir Polri.
Setidaknya korban berjumlah 127 seusai pertandingan derbi Jawa Timur, Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Jawa Timur.


Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Niko Afinta dalam hal ini mengatakan bahwa setidaknya ada 127 orang yang tewas dalam kericuhan dan dua diantaranya adalah pasukan brigadir polri, ucapnya dalam wawancara Net Tv Minggu, 2 Oktober 2022.
Nico mengatakan, ada 34 orang yang meninggal dunia di stadion dan yang lainnya meninggal dunia di rumah sakit.

Selain itu, polisi mencatat, ada sekitar 180 orang yang tengah dirawat di sejumlah rumah sakit.
Sebelumnya diberitakan, kerusuhan suporter pecah dalam laga yang digelar dalam rangkaian laga pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 ini.


Dugaan sementara, para korban terinjak-injak supporter lain, serta sesak nafas akibat semprotan gas air mata jajaran keamanan.
Kericuhan terjadi setelah para suporter turun ke lapangan karena tidak terima atas kekalahan tim Singo Edan dalam menjamu Persebaya Surabaya dengan skor 2-3.

Meraka tampak tidak terima dan merangsek turun ke lapangan, meloncati pagar. Jajaran pengamanan pun terlihat kewalahan menghalau kericuhan tersebut.
Puncaknya, pihak keamanan menembakkan gas air mata ke kerumunan suporter tersebut
Selain itu, dua anggota brigadir polisi juga tewas akibat kerusuhan ini.


Dua polisi dari Polres Tulungagung dan Trenggalek meninggal dunia dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang usai laga Arema versus Persebaya.


Ini sosok dua polisi yang meninggal dunia akibat kerusuhan di Kanjuruhan.
Dua polisi tersebut bernama Briptu Fajar Yoyok Pujiono yang merupakan anggota Polsek Dongko, Trenggalek, dan Brigadir Andik Purwanto anggota Polsek Sumbergempol, Tulungagung.

Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto membenarkan adanya anggota polisi yang menjadi korban tragedi Kanjuruhan. Saat ini jenazah masih dalam proses penjemputan di Malang.


Kasi Humas Polres Trenggalek Iptu Suswanto mengatakan bahwa anggota polisi dari Trenggalek yang meninggal dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan adalah Briptu Fajar Yoyok Pujiono. Sehari-hari Briptu Yoyok bertugas di Polsek Dongko.***

 

Halaman:

Editor: Ayatul Nissa Rahmadani

Sumber: NET TV

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X