Breaking News! Presiden Jokowi murka atas kericuhan di Kanjuruhan Malang, begini nasib PSSI

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:44 WIB
Presiden Jokowi.  (YouTube @Miftah TV)
Presiden Jokowi. (YouTube @Miftah TV)



LOMBOK INSIDER - Pertandingan antara Arema FC vs Persebaya Surabaya pada Sabtu, 1 Oktober 2022 berujung duka.

Sebanyak 182 orang dikabarkan meninggal dunia, pasca kerusuhan terjadi dalam Laga Arema vs Persebaya. Kekalahan Arema memicu kekecewaan para suporter hingga berakhir anarki.

Kemenangan Persebaya Surabaya atas Arema menjadi yang pertama setelah penantian hingga 3 tahun. Meski begitu, hal ini meninggalkan kekecewaan bagi tuan rumah Arema FC.
Pasalnya, kekalahan di kandang sendiri ini menjadi pertama kalinya.

Baca Juga: Terbongkar sosok kekasih bayangan Rizky Billar, perengut mahkota Billar sebelum nikahi Lesti Kejora

Akibat kericuhan yang terjadi, pihak keamanan pun menyemprotkan gas air mata ke arah tribun penonton. Hal ini membuat para penonton lari berhamburan dan mencari jalan keluar.

Akibat adanya penumpukan pada jalan keluar inilah, banyak korban berjatuhan karena sesak nafas. Tragedi ini sampai juga di Istana Kepresidenan.

Presiden Jokowi melalui jumpa persnya menyampaikan kekecewaan dan duka cita atas insiden tersebut.

Baca Juga: FIFA larang penggunaan gas air mata, Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan UMSurabaya beberkan bahayanya

Jokowi menginstruksikan secara langsung kepada pihak Menteri Kesehatan dan Gubernur Jawa Timur untuk melakukan perawatan secara optimal terhadap korban-korban yang berjatuhan.

“Saya telah meminta Menteri Kesehatandan Gubernur Jawa Timur untuk memonitor khusus pelayanan medis bagi korban-korban yang sedang dirawat dirumah sakit agar mendapatkan pelayan terbaik,” kata Jokowi.

Jokowi juga memerintahkan kepada Menpora, Kapolri, Ketua PSSI dan pihak terkait agar dapat mengevaluasi tentang pelaksanaan pertandingan sepak bola yang merenggut ratusan nyawa ini.

Baca Juga: Pernah dekat dengan Rizky Billar, Isa Zega bongkar sifat asli suami Lesti Kejora: Saya sih nggak kaget

“Saya juga telah perintahkan kepada Menpora, Kapolri dan Ketua Umum PSSI untuk melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan sepak bola dan juga prosedur pengamanan penyelenggaraannya,”ujar Jokowi.

Lantas bagaimana dengan nasib PSSI?

Dilansir dari YouTube @Miftah TV, Jokowi murka dan memerintahkan untuk menghetikan sementara Liga 1 hingga proses evaluasi ini berakhir.

Baca Juga: Sejak awal Soimah dan Irfan Hakim ragu hubungan Rizky Billar dan Lesti Kejora, diancam begini jika macam-macam

Kapolri juga diinstruksikan untuk memperbaiki prosedur pengamanan pertandingan sepak bola, agar insiden yang memakan korban jiwa ini tidak lagi terjadi.

“Khusus kepada Kapolri saya minta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini. Untuk itu saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan yang dilakukan,” tambah Presiden Jokowi dari Istana Merdeka.***


Editor: Junita Sianturi

Sumber: YouTube @Miftah TV

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X