Twitter FIFA diserbu, warganet minta Indonesia dibanned pasca tragedi Kanjuruhan yang menelan ratusan korban

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 10:44 WIB
Kisruh usai pertandingan Arema vs Persebaya dan menyebabkan seratusan orang meninggal dunia (Twitter @yo2thok)
Kisruh usai pertandingan Arema vs Persebaya dan menyebabkan seratusan orang meninggal dunia (Twitter @yo2thok)

LOMBOK INSIDER – Pertandingan Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang dalam lanjutan Liga 1 2022-2023, Sabtu 1 Oktober 2022 meninggalkan duka bagi rakyat Indonesia.

Setidaknya, tragedi Kanjuruhan menyebabkan 127 orang meninggal dunia dan 180 orang terluka.

Baca Juga: Detik-detik tragedi berdarah Persebaya vs Arema FC, penggunaan gas air mata di stadion sangat disayangkan

Insiden ini pun membuat warganet menyesalkan tragedi ini. Bahkan, tidak sedikit yang meminta agar FIFA turun tangan terkait insiden tersebut.

akun Embun Pagi dalam Twitter @RisalahPagi

"Dear FIFA, please investigation Indonesian League, banned PSSI and Operator League Indonesian. >120 supporter die this day in Kanjuruhan Stadium (Malang, Indonesia), (Dear FIFA, mohon investigasi Liga Indonesia, banned PSSI dan Operator Liga Indonesia. >120 suporter meninggal hari ini di Stadion Kanjuruhan (Malang, Indonesia))" tulis akun Embun Pagi dalam Twitter @RisalahPagi seperti yang dikutip Lombok Insider, Minggu 2 Oktober 2022.

Tak hanya Embun Pagi, warga Twitter lainnya juga turut berkicau dalam Twitter FIFA·

"Membalas @FIFAcom Hello @FIFAcom @FIFAWorldCup, Look at this disaster (@FIFAcom Halo @FIFAcom @FIFAWorldCup, Lihat bencana ini)," tambah Yummy Semlidut dalam Twitter @siYummyBoy sembari menyematkan video kerusuhan Arema vs Persebaya.

Permintaan Adeknya Akai dalam Twitter @CallMe_Isan untuk FIFA

Halaman:

Editor: Arafat

Sumber: Twitter FIFA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X