Supporter Aremania tewas bergelimpangan, pentolan Bonek buka suara usai laga Arema vs Persebaya

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 10:03 WIB
Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di lanjutan Liga 1 2022-2023 pada Sabtu, 1 Oktober 2022 malam berakhir ricuh dan membuat banyak korban berjatuhan. (YouTube Koran Bola)
Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di lanjutan Liga 1 2022-2023 pada Sabtu, 1 Oktober 2022 malam berakhir ricuh dan membuat banyak korban berjatuhan. (YouTube Koran Bola)

Dalam laporan Tim MNC TV yang berada di Stadion Kanjuruhan Malang, situasi di sana sangat mencekam.

Terlihat sejumlah ambulans yang hilir mudik mengangkut para korban yang kini jumlahnya mencapai ratusan orang.

Tampak pada pantauan di lapangan ada beberapa korban yang ditempatkan di tribun VIP.

Korban jiwa usai pertandingan Arema vs Persebaya ini merupakan yang terbanyak dalam sejarah di Indonesia.

Ratusan korban yang meninggal ini semuanya merupakan supporter Arema dan 2 diantaranya adalah anggota kepolisian yang berjaga saat pertandingan berlangsung.

Selain korban jiwa, 13 kendaraan polisi juga dilaporkan rusak.

Kericuhan ini bermula saat tim supporter Arema yang tidak terima bahwa klub andalannya kalah.

Apalagi, selama tiga tahun berturut-turut Arema selalu menang melawan Persebaya.

Akibat kekalahan inilah membuat para Aremania tidak terima dan melakukan anarkisme dengan turun ke lapangan dan berusaha mencari para pemain tim lawan.

Menurut Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, pihak kepolisian mengeluarkan gas air mata sebagai upaya pencegahan kericuhan tim Aremania tersebut.

Halaman:

Editor: Arafat

Sumber: YouTube Koran Bola

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X