Sosok Jenderal Abdul Haris Nasution, lolos dari pembantaian G30S PKI yang ditukar dengan kematian sang putri

- Kamis, 15 September 2022 | 16:44 WIB
Ucapan terakhir Ade Irma sebelum wafat dalam serangan G30 S PKI bikin sedih (Donald K.S)
Ucapan terakhir Ade Irma sebelum wafat dalam serangan G30 S PKI bikin sedih (Donald K.S)

LOMBOK INSIDER - Siapa yang mengira jika tanggal 30 September 1965 dan 1 Oktober 1965 akan menjadi salah satu peristiwa paling kelam dalam sejarah Bangsa Indonesia.

Tepat pada malam itu, enam jenderal Angkatan Darat dan satu ajudan diculik terbaik Indonesia, tewas dibunuh secara keji oleh kelompok Gerakan 30 September PKI atau yang dikenal dengan G30 S PKI.

Pada malam berdarah itu, kelompok G30 S PKI sukses membantai enam jenderal yaitu Jenderal Ahmad Yani, Letjen Suprapto, Mayjen S Parman, Mayjen MT Haryono, Mayjen DI Pandjaitan, Mayjen Sutoyo Siswomiharjo, dan seorang ajudan Jenderal yakni Pierre Tendean.

Baca Juga: Detik-detik kala Ade Irma Suryani tewas diberondong senjata dalam peristiwa berdarah G30 S PKI

Seharusnya ada tujuh jenderal yang tewas pada malam itu, namun ada satu nama yang berhasil selamat dari peristiwa subuh berdarah itu.

Dia adalah Abdul Haris Nasution atau dikenal dengan AH Nasution.

Pada malam berdarah itu, AH Nasution berhasil selamat berkat peran dari sang istri Johanna Suniarti dan juga ajudannya, Pierre Tendean.

Baca Juga: Pesan terakhir Ade Irma sebelum wafat dalam serangan G30 S PKI, bikin sedih

Peranan Johanna Suniarti, Istri Jenderal AH Nasution sangat penting dalam menyelamatkan suaminya dari penculikan kelompok G 30S PKI.

Halaman:

Editor: Donald Kurniawan Silalahi

Sumber: TV One

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X