Brondong ini nekat nikahi wanita paruh baya penjual rokok, tak dinyana kemudian hari mengguncang Belanda

- Senin, 8 Agustus 2022 | 08:39 WIB
Ibu Inggit Garnasih yang selalu mendukung perjuangan Soekarno.  (Tangkapan layar youtube @tukang kliping)
Ibu Inggit Garnasih yang selalu mendukung perjuangan Soekarno. (Tangkapan layar youtube @tukang kliping)




Lombok Insider - Presiden pertama Indonesia, Soekarno adalah seorang pemuda yang cerdas. Ketika berusia 20 tahun, dia bersekolah di Bandung dan menjadi seorang Mahasiswa di Technische Hoogeschool te Bandung (THS), sekarang bernama ITB.  

Ketika di Bandung, Soekarno tinggal di indekos milik Haji Sanusi dan istrinya, Inggit Garnasih. Karena bung Karno sering curhat dengan ibu kosnya, Inggit GarnasihSoekarno pun jatuh hati. Padahal ketika itu, Soekarno sudah memiliki istri yang bernama Oetari Tjokroaminoto.

Baca Juga: Ada apa dengan nama lahir mereka? Ini 7 artis yang ganti nama setelah menikah, alasannya...

Ternyata Inggit pun memiliki perasaan yang sama. Karena ia merasa kesepian selalu ditinggal pergi suaminya dalam waktu yang lama. Soekarno meminta izin kepada haji Sanusi untuk menikahi Inggit. Haji Sanusi mengalah dan menceraikan Inggit.

Setelah diceraikan oleh Haji Sanusi, Soekarno menikahi Inggit tak lama setelah masa iddahnya selesai.  Saat menikah, bung Karno berusia 22 tahun tahun dan Inggit 35 tahun. Inggit yang beberapa tahun lebih tua dari bung Karno, laksana ditakdirkan sebagai pemberi kekuatan pada sang fajar ketika menghadapi situasi berat di zaman pergerakan.

Baca Juga: DAAI TV Indonesia akan Gelar DAAI Night 2022 di Medan , hadirkan pemain biola Internasional Iskandar Widjaja

Pendukung perjuangan Bung Karno

Setelah menikah, Inggit menjadi pendukung pertama Soekarno dalam sekolah dan banyak aktivitas politik. Terlebih karena pengalamannya terdahulu dengan suami pertamanya, Haji Sanusi yang memperjuangkan kemerdekaan.

Suatu hari Inggris pernah meminta Soekarno sebagai pengganti haji Sanusi. Semangat perjuangan terus diemban oleh Inggit termasuk ketika orasi-orasi Soekarno yang anti kolonialisme mulai mengganggu telinga pemerintah kolonial Belanda.

Baca Juga: Best Korea drama yang dibintangi Kim Tae Ri, bikin baper!

Untuk menjaga ketentraman, Soekarno ditahan di penjara Banceuy-Bandung pada tahun 1928. Inggit tak ingin melewatinya dengan hanya menunggu dalam fase ketidakpastian. Inggit justru membantu pergerakan sang suami.
    
Inggit Sang ‘Wonder Woman’, pendukung suami sekaligus tulang punggung keluarga dengan berjualan rokok.

Halaman:

Editor: Junita Sianturi

Sumber: https://youtu.be/sw72D7vKbwQ

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X