Sudah jago cas cis cus dalam bahasa Jerman, 10 Calon TKI Legal siap berangkat ke Eropa... asyik

- Minggu, 7 Agustus 2022 | 12:06 WIB
Perawat calon TKI ke Jerman diwawancarai secara virtual. (situs resmi BP2MI)
Perawat calon TKI ke Jerman diwawancarai secara virtual. (situs resmi BP2MI)

LOMBOKINSIDER - Menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) atau pekerja migran Indonesia (PMI) itu berarti memang punya niat mengubah nasib diri dan keluarga agar lebih baik.

Tapi niat baik akan sangat sempurna jika disertai dengan cara yang baik dan benar.

Eh, maksudnya gimana? Gini, kalau mau jadi TKI harus melalui prosedur yang benar.

Jangan pernah menggunakan jasa layanan rekrutmen TKI yang tidak jelas juntrungannya alias ilegal.

Namun si TKI itu sendiri yang bakal mengalami kerugian.

Nah, niat baik dan cara yang benar dan baik ini yang telah ditempuh oleh sepuluh orang calon TKI asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka memakai jalur yang benar-benar resmi.

Enggak tanggung-tanggung, coy!

Sepuluh calon TKI aal NTT ini berencana untuk bekerja di benua Eropa, tepatnya di negara Jerman. Benar-benar tekad yang luarbiasa.

Disebutkan, sepurluh orang calon TKI itu memiliki latar belakang sebagai perawat.

Nah, agar keberangkatan sepuluh calon TKI itu semakin matang, pihak Balai Pelayanan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi NTT kembali memfasilitasi pelaksanaan kegiatan interview.

Sepuluh orang perawat calon TKI itu rupa-rupanya adalah perawat yang menggunakan skema government to government atau G to G Jerman Batch II 2022.

Peserta diwawancarai oleh tim officer BA Jerman secara virtual di ruang Unit Pelayanan Publik BP3MI NTT, Kamis (4/8/2022).

“Program G to G Jerman adalah salah satu dari Lima Skema Penempatan PMI yang merupakan cara Migrasi tenaga kerja ke luar negeri secara aman,” kata Siwa, Kepala BP3MI NTT.

Lanjut Siwa, tahap interview adalah salah satu tahapan proses setelah para Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) perawat tersebut dinyatakan lulus verifikasi dokumen yang telah dilaksanakan pada tempat yang sama 21 Juni 2022 lalu.

“Semoga sepuluh CPMI Perawat Jerman Batch II asal Provinsi NTT yang mengikuti wawancara hari ini dinyatakan lulus semuanya. Sehingga dapat mengikuti tahapan selanjutnya yaitu pelatihan bahasa Jerman,” harap Siwa.

Sosialisasi peluang kerja luar negeri, UPT BP2MI NTT ingatkan masyarakat hindari bujuk rayu calo (situs BP2MI)


Siwa juga berharap setelah terlaksananya program ini sampai pada Batch II tahun 2022.

Tujuannya agar banyak perawat asal NTT yang bersaing untuk merebut peluang kerja internasional di sektor kesehatan.

Editor: Bro Hen

Sumber: bp2mi.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X