• Selasa, 9 Agustus 2022

MUI minta KY periksa Hakim yang sahkan pernikahan beda agama di PN Surabaya

- Jumat, 24 Juni 2022 | 19:31 WIB
MUI minta KY periksa Hakim yang sahkan nikah beda agama di PN Surabaya. (mui.or.id)
MUI minta KY periksa Hakim yang sahkan nikah beda agama di PN Surabaya. (mui.or.id)

LOMBOK INSIDERMUI (Majelis Ulama Indonesia) nilai keputusan PN Surabaya yang mengesahkan pernikahan beda agama merupakan keputusan hakim yang tidak benar dan tepat. 

Hal ini disampaikan Ketua Komisi Hukum dan HAM MUI, Prof Deding Ishak, MUI akan melaporkan hakim yang sahkan pernikahan beda agama tersebut ke Komisi Yudisial (KY). 

Bahkan Prof Deding Ishak, mewakili MUI juga meminta MA untuk turun tangan memeriksa hakim yang sahkan pernikahan beda agama tersebut.

Baca Juga: Jalur Tes Mandiri UNRAM 2022: Jadwal penting, cara daftar dan jurusan yang perlu kamu tahu 

Prof Deding Ishak menuturkan, keputusan hakim tersebut bertentangan dan menyimpang secara substansial dari Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan.

Dalam Undang-undang tersebut, kata Prof Deding Ishak, sudah jelas bahwa sahnya perkawinan adalah harus sesuai dengan agama dan kepercayaanya. 

“Pasal 1 itu jelas ya. Artinya, pelaksanaan perkawinan itu harus sesuai dengan norma, syariat agama, dalam hal ini adalah Islam,” katanya, Kamis 23 Juni 2022. 

Baca Juga: Tips dan etika bagi wisatawan saat berwisata ke destinasi sakral di Indonesia 

Untuk itu, Prof Deding Ishak menegaskan bahwa tidak ada istilah kawin campuran yang berbeda agama.

Halaman:

Editor: Agus Apriyanto LI

Sumber: mui.or.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X