MotoGP Mandalika Terancam Batal, Pemerintah Indonesia tidak Takut

- Rabu, 19 Januari 2022 | 21:16 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (Foto: Instagram/Sandiaga Uno)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (Foto: Instagram/Sandiaga Uno)

LOMBOKINSIDER.COM - Perhelatan akbar balap MotoGP di Sirkuit Mandalika Lombok tinggal menghitung hari. Mengacu kalender balap MotoGP 2022, MotoGP Mandalika akan digelar pada 20 Maret 2022 mendatang. Sementara tes pramusim MotoGP di Sirkuit Mandalika akan digelar pada bulan depan, tanggal 11-13 Februari 2022.

Namun event yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia tersebut terancam batal karena kebijakan karantina Covid-19 yang diberlakukan oleh pemerintah tidak sesuai dengan keinginan Dorna sendiri selaku pemegang hak komersial MotoGP.

Dimana, CEO Dorna Sports Camelo Azpcuetta mengatakan bahwa mereka tidak mau dikarantina terlalu lama, bahkan mengancam tidak akan pergi ke negara yang menerapkan peraturan karantina yang terlalu ketat. Sementara Indonesia sendiri menerapan kebijakan karantina 7-10 hari bagi pelaku perjalanan dari luar negeri. 

Baca Juga: Penemuan Mayat di Bawah Pohon Aren Gegerkan Warga Lingsar Lombok Barat

“Kami tidak akan menerima peraturan karantina, jika mereka meminta kami untuk karantina selama 14 hari ada suatu negara, maka kami tidak akan pergi ke negara tersebut,” kata Ezpeleta dikutip dari GP One.

Menanggapi pernyataan Bos Dorna tersebut, Pemerintah Indonesia tidak bergeming dan takut atas ancaman Ezpeleta tersebut. Melalui Menteri Pariwisata Sandiaga Uno, Indonesia dengan tegas mengatakan bahwa Indonesia tidak akan tunduk pada ancaman siapapun, karena Indonesia adalah negara hukum dan telah menerapkan pengendalian Covid-19 yang dipuji dunia.

Baca Juga: Ghozali Eveyday Jadi Perhatian Media Asing Setelah Berhasil Raih Juta dengan Menjual Selfie NFT di OpenSea

“Tegas saya sampaikan, bahwa kita ini negara hukum yang sudah menerapkan pengendalian pandemi Covid-19 sesuai dengan kaidah terbaik bahkan telah mendapat pujian dari dunia," tegasnya. 

Lebih lanjut, ia menegaskan, bahwa event MotoGP di Sirkuit Mandalika akan tetap menerapkan aturan penanganan Covid-19 yang berlaku di Indonesia karena lebih mengutamakan keselamatan dan pemulihan ekonomi Indonesia.


"Sekali lagi saya harus tegaskan bahwa penyelenggaraan event MotoGP harus dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku di Indonesia yang mengedepankan keselamatan dan juga kepulihan ekonomi,” tambahnya.***

Halaman:

Editor: Usman Jayadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X