• Selasa, 7 Desember 2021

Selama Libur Nataru PPKM Level 3 Diberlakukan, Old and New Year Dilarang

- Kamis, 25 November 2021 | 14:54 WIB
Sandiaga Uno Menteri Parekraf sedang menggunakan aplikasi PeduliLindungi saat memasuki Mataram Epicentrum Mall. (Instagram @lombokepicentrummall)
Sandiaga Uno Menteri Parekraf sedang menggunakan aplikasi PeduliLindungi saat memasuki Mataram Epicentrum Mall. (Instagram @lombokepicentrummall)


LombokInsider.com – Selama liburan Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) dari tanggal 25 Desember sampai 1 Januari 2021 pemerintah bakal memberlakukan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

Hal tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022 yang dikeluarkan pada 22 November 2021.

Dalam instruksi yang disampaikan kepada para gubernur, bupati dan walikota tersebut, Menteri Dalam Negeri meminta pada saat Nataru diberlakukan kebijakan sesuai dengan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 (tiga).

Baca Juga: Bursa Asia Cenderung Menguat di Pasar Spot

“Melarang adanya pawai dan arak-arakan tahun baru serta pelarangan acara Old and New Year baik terbuka maupun tertutup yang berpotensi menimbulkan kerumunan,” demikitan Instruksi Mendagri.

Selain itu, perayaan Tahun Baru 2022 sedapat mungkin tinggal di rumah berkumpul bersama keluarga, menghindari kerumunan dan perjalanan, serta melakukan kegiatan di lingkungan masing-masing yang tidak berpotensi menimbulkan kerumunan.

Baca Juga: Ini Dia 5 Ikan Favorit Masyarakat Indonesia

“Menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada saat masuk dan keluar dari mall atau pusat perbelanjaan serta hanya pengunjung dengan kategori kuning dan hijau yang diperkenankan masuk,” lanjut Instruksi Mendagri.

Mendagri juga melarang even perayaan Nataru di Pusat Perbelanjaan dan Mall, kecuali pameran UMKM.

Melakukan perpanjangan jam operasional Pusat Perbelanjaan dan Mall yang semula 10.00 – 21.00 waktu setempat menjadi 09.00 – 22.00 waktu setempat untuk mencegah kerumunan pada jam tertentu.

Halaman:

Editor: Kasan Mulyono

Sumber: kemendagri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gunung Semeru di Jawa Timur Meletus, Ini Penyebabnya

Minggu, 5 Desember 2021 | 16:47 WIB
X