• Selasa, 21 September 2021

Adakan Kegiatan Penanaman Mangrove, Sekjen IARMI: Bela Negara Bukan Hanya Perang

- Minggu, 12 September 2021 | 15:59 WIB
ussul
ussul

Gerung, LombokInsider.com - DPP IARMI NTB mengadakan kegiatan penanaman kurang lebih 1.500 bibit mangrove di Bagek Kembar, Sekotong, Sabtu (11/09). Kegiatan penanaman tersebut dihadiri oleh ratusan peserta dari SKOMENWA, ORARI, BKSDA, BEM Mahasiswa, WCS dan perwakilan peserta didik dari SMAN 1 dan SMKN 1 Sekotong

Sekjen IARMI NTB, Sulman Haris, S.Ag, M.Pd.I saat dikonfirmasi disela acara mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

“IARMI (Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia) itu adalah kumpulan alumni resimen yang waktu di kampus  itu orang-orang hebat. Semua disiplin ilmu ada, dari orang agamais, orang tehnik, IT, birokrasi lengkap kami. Itulah yang kami tindak lanjuti, pengabdian kepada masyarakat. Mengabdi sepanjang masa. Selama hayat dikandung badan,”  kata Sulman

“Setiap langkah yang kami lakukan ialah untuk bangsa dan negara. Bahkan seperti yang sudah kami katakan, disuruh bertempur pun kami dah siap, dan sudah kami tunjukkan, karena kami dilatih untuk tempur. Jadi jenjang pendidikannya ada Diksar (Pendidikan Dasar) itu sepuluh hari, Suskalak (Kursus Kader Pelaksana) satu bulan, Suskatib tiga setengah bulan, jadi semi meliternya udah masuk,” imbuhnya.

Namun, Kepala SMKN 1 Sekotong tersebut berpendapat, bahwa bela negara bukan hanya dengan  berperang, tapi lebih dari itu, melestarikan alam dan mendidik merupakan bagian dari membela negara tersebut.

-
Leading by example, Sulman Haris turun langsung ke lokasi untuk menanam bibit mangrove bersama peserta lainnya

“Insya Allah kalau untuk ini, judul besarnya adalah bela negara. Bela negara bukan hanya perang, melestarikan alam, menjaga kebersihan, mendidik anak bangsa, mendidik karakter mulia untuk mencapai UUD Sisdiknas (Sistem Pendidikan Nasional) nomer 20 tahun 2003,” jelasnya.

Menurut Sulman, komponen alam ini harus dikuasai, karena berbagai hal bisa terjadi seperti diantaranya abrasi. Dengan menguasainya itu maka bisa melakukan langkah preventif seperti penanaman mangrove.

Fisik alam ini kan antara air, angin, api. Nah itu kan harus kita kuasai. Kebetulan di atmosfir kita ini yang terjadi adalah banyak hal,  diantaranya abrasi. Nah hal ini yang kemudian menjadi alasan kami menanam mangrove,” katanya dengan nada semangat.

Dia kemudian menjelaskan tiga alasan memilih Sekotong sebagai tempat melaksanakan kegiatan tersebut.

“Kenapa memilih lokasi Sekotong? Pertama, karena kondisi alamnya. Kita adalah lima gerbang wisata dunia. Nah Sekotong ini adalah yang harus kita kembangkan. Senggigi semua sudah terkenal, lalu Mandalika sedang terkenal. Kedua, kebetulan saya ada di Sekotong bisa mempermudah koordinasi. Ketiga, untuk memperluas kiprah fungsi seorang Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI).

Diakhir wawancara, Ketua DPW Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) NTB itu mengingatkan untuk selalu berbuat baik dengan mengutip sebuah hadis riwayat Imam Ahmad

خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

Artinya: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia”. (UJ/LI).

Editor: Usman Lonav

Tags

Terkini

Hendak Nyalip, Motor Tabrak Mobil di Pringgarata

Minggu, 12 September 2021 | 14:15 WIB

Promo, Pasang ICONNET Biaya Tambah Daya Hanya Rp202.100

Sabtu, 11 September 2021 | 10:25 WIB

Ringkus Pengedar di Sumbawa, Polisi Sita 16 Poket Shabu

Sabtu, 11 September 2021 | 10:01 WIB

Kapal KSB Express Resmi Berlayar Rute Tano-Kayangan

Sabtu, 11 September 2021 | 04:48 WIB

Kapolri Optimis WSBK dan MotoGP Segera Terwujud

Jumat, 10 September 2021 | 17:10 WIB

Ratusan Botol Miras Siap Jual Disita Polisi

Kamis, 9 September 2021 | 04:01 WIB

Anak dan Ibu Tiri di Mataram Kompak Edarkan Sabu

Rabu, 8 September 2021 | 18:33 WIB

Baznas KSB Minta Akun FB Penyebar Fitnah di Proses Hukum

Selasa, 7 September 2021 | 14:27 WIB

Gasak Toko Bangunan, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Selasa, 7 September 2021 | 13:54 WIB
X