Toleransi agama yang kebablasan, cek kembali surat ke 109 di Al-Quran

- Kamis, 26 Januari 2023 | 18:25 WIB
Tafsir surat Al-kafirun (Canva )
Tafsir surat Al-kafirun (Canva )

LOMBOK INSIDER - toleransi yang terjadi antara umat beragama saat ini dapat dikatakan mulai melampaui batas.

Kembali kita memlihat pengertian toleransi antar umat beragama yang sesuai dengan syariat melalui surat Al-Kafirun.

Dikutip dari website Ustadz Firanda Andirja menjelaskan bahwa para ahli tafsir menyebutkan tentang sebab turunnya surat ini.

Baca Juga: Kaget! Bunda Corla di Indonesia berbeda 180 derajat dari di Jerman, Bos: Aku takut...

Orang-orang musyrikin senantiasa merayu Nabi agar menghentikan dakwahnya, dakwah yang mengajak kepada tauhid dan meninggalkan kesyirikan.

Akhirnya para kaum musyrikin menempuh berbagai macam cara, mereka menawarkan kepada Nabi harta, tahta, dan jabatan. Namun, Nabi tidak tertarik dengan itu semua.

Sampai ditawarkan kepadanya wanita tercantik, tetapi Nabi juga tidak tertarik dengan itu. Mereka terus memberikan penawaran kepada Nabi dan beliau terus menolak.

Baca Juga: Tanah Arab dikaitkan dengan tanda kiamat. Lakukan amalan ini agar terhindar dari fitnah Dajjal

Akhirnya mereka memberikan penawaran yang lain, mereka mengajak Nabi menyembah Tuhan mereka selama setahun saja dan setelah itu giliran mereka menyembah Tuhannya Nabi selama satu tahun berikutnya.

Lalu Allah memerintahkan kepada Nabi untuk menolak penawaran tersebut. Selanjutnya Allah menurunkan surat Al-Kafirun, sebagai bentuk tegas penolakan Nabi terhadap ajakan mereka.

Begitulah usaha yang dilakukan oleh orang-orang musyrikin untuk menghentikan dakwah tauhid, bahkan mereka rela bertauhid selama setahun.

Baca Juga: Mengejutkan! Kejadian luarbiasa: Inti bumi berhenti berputar lalu berbalik arah….

Andai saja Nabi menyembah tuhan-tuhan mereka walaupun sekejap mata, niscaya beliau telah terjerumus ke dalam kesyirikan sehingga rusaklah tauhidnya.

Maka Nabi pun menegas menolaknya. Apabila hal tersebut tidak berhubungan dengan tauhid, Nabi Muhammad Shallallahu'alaii wassalam masih mau menggunakan kata-kata yang lembut untuk mengambil hati mereka.

Halaman:

Editor: Glenaldi Hutahaean SP

Sumber: Ustadz Firanda Andirja firanda.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X