Ringkasan Khutbah Jumat edisi Maulid Nabi Muhammad SAW, pelajaran yang dapat dipetik dari Maulid Nabi

- Kamis, 29 September 2022 | 18:38 WIB
Kumpulan teks Khutbah Jumat tentang Maulid Nabi Muhammad SAW (Pixabay/chiplanay) (chiplanay)
Kumpulan teks Khutbah Jumat tentang Maulid Nabi Muhammad SAW (Pixabay/chiplanay) (chiplanay)

LOMBOK INSIDER – Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah islam.

Umat islam merayakan Maulid sebagai hari kelahiran Nabi Muhammad yang diperingati setiap tanggal 12 Rabiul Awal.

Banyak pelajaran yang dapat diambil dari peristiwa Maulid Nabi Muhammad SAW, apa saja?

Baca Juga: Lesti Kejora diduga alami KDRT oleh Rizky Billar, tak tahu menahu Nikita Mirzani malah jadi 'buronannya'

Berikut peristiwa Maulid Nabi Muhammad SAW yang diringkas pada Khutbah Jumat edisi spesial kali ini sebagaimana dilansir Lombok Insider dari pabrikjammasjid.com

Khutbah I

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنَّ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا وَرَسُوْلِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى ا للهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيراً وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَتَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيباً

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا ، يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

أَمَّا بَعْدُ

Baca Juga: Dor! Pasukan Brimob diserang bocil saat eksekusi rumah di Makassar

Maulid Nabi Moment Banyak Arti

Ma’asyiral Muslimin, rahimakumullah,

Saat ini kita sudah memasuki bulan Rabiul Awal. Bulan ketiga dalam rangkaian bulan-bulan hijriah dalam Islam. Bulan ini memiliki banyak moment penting dalam sejarah Islam. Pada bulan ini Rasulullah ﷺ dilahirkan ke muka bumi ini.

Pada bulan ini Rasulullah ﷺ melakukan hijrah dari tempat kelahirannya menuju ke Madinah. Pada bulan ini pula Rasulullah ﷺ pulang menghadap Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dari sekian moment tersebut, yang paling sering diingat umat Islam di Indonesia secara khusus adalah moment kelahiran Nabi Muhammad ﷺ.

Moment yang sering diperingati sebagai Maulid Nabi Muhammad ﷺ ini begitu berarti bagi kaum Muslimin di negeri ini.

Baca Juga: Ringkasan Khutbah Jumat Maulid Nabi Muhammad SAW terbaru, Rasulullah sebagai suri teladan bagi umat isl

Lantas, apakah sebenarnya pelajaran yang bisa diambil dari peristwa lahirnya Nabi terakhir yang menjadi pemimpin para Nabi dan umat manusia di akhirat nanti, yang pintu surga tidak akan dibukakan kepada seorang pun kecuali Nabi Kita Muhammad ﷺ – lah yang pertama kali diberi ijin dan kehormatan untuk membukanya?

Pelajaran dari Maulid Nabi ﷺ

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Bila kita mempelajari dan meneliti serta mengkaji sirah nabawiyah berdasarkan riwayat-riwayat yang shahih, kita dapati adanya sejumlah fakta penting dalam peristiwa lahirnya Nabi Muhammad ﷺ yang bisa menjadi pelajaran bagi kita semua, di antaranya adalah:

1. Maulid Nabi Muhammad ﷺ merupakan bentuk nyata terkabulnya doa Nabi Ibrahim ‘alaihis salam.

Baca Juga: Pasca Lesti Kejora alami KDRT, kondisi Baby L jadi sorotan: kasian, padahal baru selesai operasi

Nabi Ibrahim ‘alaihissalam pernah memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam doanya yang diabadikan dalam Al-Quran:

رَبَّنَا وَابۡعَثۡ فِيۡهِمۡ رَسُوۡلًا مِّنۡهُمۡ يَتۡلُوۡا عَلَيۡهِمۡ اٰيٰتِكَ وَيُعَلِّمُهُمُ الۡكِتٰبَ وَالۡحِكۡمَةَ وَ يُزَكِّيۡهِمۡ‌ؕ اِنَّكَ اَنۡتَ الۡعَزِيۡزُ الۡحَكِيۡمُ

Ya Tuhan kami, utuslah di tengah mereka seorang rasul dari kalangan mereka sendiri, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat-Mu dan mengajarkan Kitab dan Hikmah kepada mereka, dan menyucikan mereka. Sungguh, Engkaulah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.” [Al-Baqarah: 129]

Baca Juga: Menyita perhatian! Lesti Kejora alami dugaan KDRT dari Rizky Billar, netizen sebut settingan

2. Maulid Nabi ﷺ awal baru Sejarah Umat Manusia

Kelahiran Rasulullah ﷺ merupakan peristiwa yang mengubah jalannya sejarah, setelah Allah Subhanahu wa Ta’ala memilihnya untuk mengemban risalah Islam yang datang dari langit. Allah Ta’ala telah menetapkan dirinya sebagai nabi terakhir.

Risalahnya merupakan pengumuman atas berakhirnya kemusyrikan, ditinggalkannya penyembahan terhadap berhala serta bersegera masuk ke dalam tauhid dan memurnikan ibadah untuk Allah Ta’ala yang tidak ada sesembahan yang berhak untuk diibadahi dengan benar selain Allah.

Dengan ini, orang-orang keluar dari kegelapan menuju cahaya dan masuk ke agama Allah dengan berbondong-bondong.[ii]

Baca Juga: Wow! Tante Ernie sang pemersatu bangsa sering banget dilamar cowok, siapa ya kok berani-beraninya?

3. Tak ada cacat dalam Nasab

Nasab Nabi Muhammad ﷺ adalah nasab terbaik dari Bangsa Arab. Tidak ada kekurangan apa pun, apa lagi cacat, yang terdapat dalam jalur nasab Nabi Muhammad ﷺ . Mengenai kemuliaan Nasab Nabi Muhammad ﷺ , beliau sendiri pernah bersabda dalam hadits shahih yang diriwayatkan oleh mam Muslim no. 2276, Nabi ﷺ bersabda,

إِنَّ اللهَ اصْطَفَىٰ كِنَانَةَ مِنْ وَلَدِ إِسْمَاعِيلَ، وَاصْطَفَىٰ قُرَيْشًا مِنْ كِنَانَةَ، وَاصْطَفَىٰ مِنْ قُرَيْشٍ بَنِي هَاشِمٍ، وَاصْطَفَانِي مِنْ بَنِي هَاشِمٍ»

”Sesungguhnya Allah telah memilih Kinanah dari keturunan Nabi Ismail dan memilih Quraisy dari Kinanah dan memilih Hasyim dari Quraisy serta memilihku dari Bani Hasyim.”

Baca Juga: Curhatan Rizky Billar tak terima direndahkan sebagai suami, Lesty Kejora kini alami KDRT

Dalam sebuah hadits dari sahabat Wailah bin Al-Asqa’ Al-Laitsi Abu Fasilah yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi disebutkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,

إنَّ اللَّهَ اصطفى مِن ولدِ إبراهيمَ ، إسماعيلَ ، واصطَفى من ولدِ إسماعيلَ بَني كنانةَ ، واصطَفى من بَني كنانةَ قُرَيْشًا ، واصطفى من قُرَيْشٍ بَني هاشمٍ ، واصطَفاني من بَني هاشمٍ

” Sesungguhnya Allah memilih Ismail dari keturunan Ibrahim. Dan memilih Bani Kinanah dari keturunan Ismail. Dan Memilih Quraisy dari Bani Kinanah. Dan memilih Bani Hasyim dari Quraisy. Dan memilih diriku dari Bani Hasyim.”

Baca Juga: Mengejutkan, sebelum Rizky Billar dilaporkan lakukan KDRT ajak Lesti Kejora makan malam dengan wajah tegang

4. Penjagaan Allah sejak Kelahiran Beliau

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memberikan penjagaan kepada Rasulullah ﷺ semenjak beliau lahir ke dunia ini yaitu lahir dengan selamat tanpa ada masalah kesehatan apa pun.

Namun, Nabi Muhammad ﷺ telah kehilangan ayahnya saat masih dalam beliau masih dalam kandungan ibunya berdasarkan hadits riwayat Al-Hakim dari sahabat Qais bin Makhramah.

Beliau masih bersama dengan ibundanya, yaitu Aminah yang sangat menyayanginya hingga usia 6 tahun. Aminah menceritakan isah tentang mimpi yang menjadi tanda anaknya aka menjadi manusia besar di kemudian hari.

Baca Juga: Ferry Irawan sering beri kode hingga minta berkali-kali, Venna Melinda: Oh my god keramas lagi!

Khutbah II

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ كَانَ بِعِبَادِهِ خَبِيْرًا بَصِيْرًا، تَبَارَكَ الَّذِيْ جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوْجًا وَجَعَلَ فِيْهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيْرًا. أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وأَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وُرَسُولُهُ الَّذِيْ بَعَثَهُ بِالْحَقِّ بَشِيْرًا وَنَذِيْرًا، وَدَاعِيَا إِلَى الْحَقِّ بِإِذْنِهِ وَسِرَاجًا مُنِيْرًا

اللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى هَذَا النَّبِيِّ اْلكَرِيْمِ وَ عَلَى آلِهِ وَ أَصْحَابِهِ وَ مَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ

Untuk itu, marilah kita tingkatkan konsistensi kita dalam mengikuti sunnah Nabi ﷺ dari tahun ke tahun sehingga peringatan tentang kelahiran Nabi Muhammad ﷺ itu benar-benar memberikan semangat baru serta spirit yang lebih segar dan kuat untuk semakin memperkuat kecintaan kepada pribadi nabi ﷺ dan ajaran serta sunah-sunnah serta tuntunanya dalam kehidupan ini demi keselamatan dan kebahagiaan kita di dunia dan akhirat.***

Halaman:

Editor: Moh Saddam Husein

Sumber: pabrikjammasjid.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X