Laga sepakbola mematikan di Stadion Kanjuruhan, apa yang terjadi kalau kita menghirup gas air mata?

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 15:42 WIB
Potret kerusuhan di Kanjuruhan Malang Minggu dini hari (Tangkapan layar Twitter @miduk17)
Potret kerusuhan di Kanjuruhan Malang Minggu dini hari (Tangkapan layar Twitter @miduk17)

LOMBOK INSIDER - Laga sepakbola Arema vs Persebaya berakhir dengan darah dan duka di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu malam kemarin (1/10/22). 

Kerusuhan antara suporter sepakbola dan aparat keamanan berakhir dengan dilepaskannya gas air mata yang kemudian mengakibatkan kepanikan dan berakhir dengan berdesak-desakannya penonton di pintu keluar sehingga timbul korban jiwa. 

Lebih dari seratus orang dikabarkan tewas karena kerusuhan yang terjadi seusai pertandingan sepakbola yang dimenangkan Persebaya itu. 

Baca Juga: Juragan99 selaku Presiden Arema FC meminta maaf dan belasungkawa atas Tragedi Kanjuruhan

Gas air mata dituding sebagai penyebab utama sehingga terjadi kerusuhan dengan korban jiwa. 

Apa sih yang ada dalam gas air mata?

Agen pengendali kerusuhan (kadang-kadang disebut sebagai "gas air mata") adalah senyawa kimia yang untuk sementara membuat orang tidak dapat berfungsi dengan menyebabkan iritasi pada mata, mulut, tenggorokan, paru-paru, dan kulit.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan, bencana sepakbola paling mengerikan dalam sejarah dunia

Secara umum, paparan gas air mata dapat menyebabkan sesak dada, batuk, rasa tercekik, sesak napas, selain rasa terbakar pada mata, mulut dan hidung; penglihatan kabur dan kesulitan menelan.

Halaman:

Editor: Pretty Debby Lestary Mamonto

Sumber: Medical News Today, cdc.gov, lung.org

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tips merawat kulit sensitif, nomor 4 sering diabaikan

Selasa, 29 November 2022 | 13:09 WIB
X