• Minggu, 22 Mei 2022

Teka-taki penyebab Hepatitis Misterius diungkap peneliti FKUI, benarkah bukan karena Adenovirus dan SARS CoV2?

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 08:16 WIB
Ilustrasi virus - FKUI beberkan temuan awal dugaan penyebab penyakit Hepatitis Misterius /Pixabay/BlenderTimer
Ilustrasi virus - FKUI beberkan temuan awal dugaan penyebab penyakit Hepatitis Misterius /Pixabay/BlenderTimer

LOMBOK INSIDER – Teka-teki penyebab Hepatitis Misterius diungkap oleh peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).

Sebelumanya Adenovirus dan SARS CoV2 dianggap sebagai dua kandidat kuat penyebab Hepatitis Misterius, namun tim peneliti dari FKUI menduga ada kemungkinan lain sebagai penyebab virus yang meresahkan masyarakat.

Baca Juga: Ginting mendapatkan jimat di final Piala Thomas 2022, Ini sosok pemberi jimat pembunuh kutukan kekalahan

Hal itu terungkap setelah FKUI melakukan investigasi dan pengujian tujuh sample yang berkaitan dengan Hepatitis Misterius, di mana ditemukan penyebab Hepatitis Misterius berbeda dengan dugaan yang diketahui sejauh ini.

Dilansir dari Pikiran-Rakyat.com dalam artikel yang berjudul: Temuan Awal Penyebab Hepatitis Misterius Diungkap Peneliti FKUI, Ternyata Bukan karena Adenovirus, tim peneliti dari FKUI saat ini tengah melakukan pertimbangan kemungkinan lain, terlepas dari dugaan awal Adenovirus dan SARS Cov2 sebagai kandidat kuat penyebab penyakit Hepatitis Misterius.

Baca Juga: Umbar gaya pacaran bak suami istri, Fadly Faisal dan Rebecca Klopper tuai cibiran netizen: Ingat bapak lohh

"Namun sampai saat ini tentu masih kita pertimbangkan kemungkinan-kemungkinan lain walaupun kedua virus yang ditemukan ini memang merupakan kandidat kuat, ada permasalahan-permasalahan lain yang masih dipertimbangkan apakah ini sebetulnya hanya dicetuskan oleh virus infeksinya dan bisa virus apa saja atau memang Adenovirus dan SarsCoV2," ujar Spesialis mikrobiologi FKUI, Dr dr Budiman Bela, SpMK(K) dalam keterangannya yang disiarkan YouTube CME FKUI yang tayang pada Kamis 12 Mei 2022.

Meski begitu, dr Budiman Bela mengatakan dari hasil pemeriksaan shotgun sequencing pada sampel pertama oleh laboratorium Nusantrics dengan menggunakan sampel plasma diperoleh hasil tidak ditemukan Adenovirus 41 sebagai penyebab penyakit Hepatitis Misterius.

Baca Juga: India maju ke final Piala Thomas 2022 kalahkan Denmark, siap tantang Indonesia untuk rebut gelar juara

"Di sini kami masih memperkirakan, bisa jadi karena menggunakan sampel plasma dan bukan sampel whole blood karena pasien telah meninggal sehingga hanya sampel yang ada saja yang bisa kita periksakan. Sementara seperti tadi sempat saya kemukakan, Adenovirus 41 lebih banyak ditemukan pada sampel darah lengkap atau whole blood," ujarnya.

Halaman:

Editor: Usman Jayadi

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X