Gempa maut Turki, ilmuwan beri penjelasan ini

- Rabu, 8 Februari 2023 | 06:53 WIB
Gempa maut Turki meluluhlantakkan kota dan ribuan warga menjadi korban. (witter @lightoflou, @SerapCan133)
Gempa maut Turki meluluhlantakkan kota dan ribuan warga menjadi korban. (witter @lightoflou, @SerapCan133)


LOMBOK INSIDER - Senin 6 Febuari 2023 terjadi gempa maut Turki. gempa tersebut mengguncang daerah Turki-Suriah.

Peristiwa gempa maut di Turki terjadi pukul 04.17 pagi waktu setempat dengan pusat gempa di Kahramanmaras di Provinsi Gaziantep yang berjarak 33 km dari ibu kota provinsi yang juga bernama Gaziantep.

Dikutip melalui laman nature.com, ilmuwan mengatakan bahwa sebagian besar wilayah Turki terletak di lempeng Anatolia di antara dua patahan besar, yaitu Patahan Anatolia Utara dan Patahan Anatolia Timur.

Baca Juga: Muhammadiyah ajak umat Islam salat ghoib untuk korban gempa maut Turki juga buka donasi bantuan lewat Lazismu

"Lempeng tektonik yang membawa Arab, termasuk Suriah, bertabrakan ke utara ke tepi selatan Eurasia dan memaksa Turki terjepit ke arah barat," kata David Rothery, seorang ahli geoscientist di Universitas Terbuka, Inggris.

"Turki bergerak ke barat sekitar 2 sentimeter per tahun di sepanjang patahan Anatolia Timur," tambahnya.

"Separuh dari panjang patahan ini sekarang mulai mengalami gempa bumi," ungkapnya lagi.

Baca Juga: Fakta gempa maut Turki yang dahsyat : Korban terus bertambah hingga tembus 4 ribuan orang tewas

Seyhun Puskulcu, seismolog dan koordinator Turkish Earthquake Foundation, yang berbasis di Istanbul, mengatakan orang-orang di Turki sangat menyadari kerentanan mereka terhadap gempa bumi.

"Ini bukan kejutan," kata Puskulcu yang melakukan tur keliling kota Adana, Tarsus, Mersin dan Turki barat menyampaikan lokakarya tentang kesadaran masyarakat terhadap gempa.

Pusat gempa berada 26 km sebelah timur kota Nurdagi di provinsi Gaziantep Turki, pada kedalaman 17,9 km. Peristiwa berkekuatan 7,5 kemudian terjadi sekitar 4 km tenggara Ekinözü di Provinsi KahramanmaraƟ.

Baca Juga: Innalilahi, seorang anak menangis meminta pertolongan karena tertimpa reruntuhan gempa maut Turki

Para peneliti memberi peringatan kepada warga Turki untuk mempersiapkan diri, karena akan lebih banyak lagi gempa dan gempa susulan, serta cuaca yang memburuk.

"Kemungkinan gempa susulan besar yang menyebabkan lebih banyak kerusakan akan berlanjut selama berminggu-minggu dan berbulan-bulan,"kata Ilan Kelman, seorang ahli Disasters and Health yang berbasis di University College London, Inggris.

Kelman menambahkan, prakiraan cuaca untuk wilayah ini malam ini turun di bawah titik beku. 

Baca Juga: Update terbaru gempa maut Turki-Suriah ribuan korban tewas. Allahu Akbar!!

Artinya, orang yang terjebak direruntuhan, yang mungkin bisa diselamatkan, bisa mati kedinginan. Jadi bahaya ini dapat berlanjut.

Semoga korban gempa lainnya segera ditemukan dan para tim penyelamat selalu diberi kesehatan!***

Editor: Sasprans Lombok Insider

Sumber: nature.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X