Kisah mahasiswa asal Indonesia yang terkena dampak gempa Turki alami trauma hingga tak berani masuki bangunan

- Selasa, 7 Februari 2023 | 19:05 WIB
Mahasiswa asal Indonesia yang saat ini berada di tenda pengungsian darurat. (Instagram @ppikahramanmaras)
Mahasiswa asal Indonesia yang saat ini berada di tenda pengungsian darurat. (Instagram @ppikahramanmaras)

 


LOMBOK INSIDER – gempa berkekuatan 7,8 M yang melanda Negara Turki tengah, tepatnya di Kahramanmaras tidak saja menyisakan kisah getir bagi warga negara Turki saja.

Namun gempa Turki ini juga mengakibatkan beberapa mahasiswa asal Indonesia, yang bermukin di wilayah Kahramanmaras alami trauma.

Para mahasiswa asal Indonesia tersebut, merasa takut dan trauma jika harus masuk ke dalam sebuah bangunan pasca gempa Turki.

Baca Juga: Para penyintas memberikan laporan mengerikan tentang gempa bumi Turki dan Suriah

Terlebih lagi setelah gempa besar berkekuatan 7,8 M tersebut, masih ada gempa susulan yang tidak kalah besar guncangannya.

Seorang mahasiswa asal Indonesia membagikan kisahnya melalui Insta Story. Ia mengatakan bahwa daerah apartemen tempat dirinya tinggal sudah banyak yang runtuh.

Ia juga meyakini bahwa apartemen tempat dirinya tinggal sudah runtuh juga, karena beberapa kali terjadi gempa susulan.

Baca Juga: Ketika tim penyelamat dari seluruh dunia berlomba dengan waktu dalam mencari korban gempa di Turki dan Suriah

“Salah satu daerah apartemen tempat saya tinggal banyak gedung yang sudah runtuh, termasuk apartemen saya kemungkinan sudah runtuh juga sekarang, karena beberapa kali gempa susulan terjadi hari ini,” tulis seorang mahasiswa seperti dikutip Lombok Insider dari Instagram @ppikahramanmaras pada Selasa (7/2).

Ia juga menceritakan bahwa para mahasiswa asal Indonesia, bermalam di sebuah gor kampus ada juga yang berdiam di stadion pusat kota.

Mahasiswa tersebut menceritakan bahwa beberapa diantara mereka ada yang masih merasa trauma, jika berada di dalam gedung.

Baca Juga: Histeris, istri kiper Yeni Malatyaspor temukan suami meninggal di reruntuhan gempa Turki

Hal ini dikarenakan, masih sering terjadi gempa susulan dan pada akhirnya mereka pun memutuskan untuk bermalam di sebuah gazebo.

“Beberapa anak-anak Indonesia @ppikahramanmaras pada trauma di dalam gedung karena seringnya gempa susulan dan jadinya kita semua memutuskan kompak semalam bermalam di gazebo,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Levana Gasanova Bunga Monintja

Sumber: Instagram @ppikahramanmaras

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X