Fakta gempa maut Turki yang dahsyat : Korban terus bertambah hingga tembus 4 ribuan orang tewas

- Selasa, 7 Februari 2023 | 15:28 WIB
akun IG @nyinyir_update_official  Deskripsi foto : penampakan gempa maut Turki yang menelan korban jiwa hingga tembus 4.000 an orang. (Instagram @nyinyir_update_official)
akun IG @nyinyir_update_official Deskripsi foto : penampakan gempa maut Turki yang menelan korban jiwa hingga tembus 4.000 an orang. (Instagram @nyinyir_update_official)

LOMBOK INSIDER – gempa maut Turki berkekuatan magnitudo 7.8 melanda bagian tengah dan barat laut Suriah pada senin (06/02) pukul 04.17 setempat.

gempa maut Turki tersebut juga dirasakan di daerah Siprus, Yunani, Lebanon, Yordania bahkan hingga ke Greenland.

gempa maut Turki kali ini dilaporkan telah menelan korban jiwa lebih dari sekitar tiga ribuan orang karena banyaknya bangunan yang runtuh hampir di seluruh wilayah.

Baca Juga: Bikin merinding, cuaca buruk menghambat aksi penyelamatan korban gempa di Turki dan Suriah

Bahkan, hingga kini masih dilakukan penyelamatan korban selamat dari reruntuhan.

Dilansir Lombok Insider melalui kanal YouTube CNBC Indonesia pada Selasa, (07/02).

Diketahui bahwa saat ini, gempa maut Turki yang dahsyat telah memakan korban jiwa hingga tembus 4 ribuan orang.

Baca Juga: Ngeri! Jurnalis Turki ini panik saat siaran langsung, gempa susulan tiba-tiba datang dan robohkan bangunan

Nah fakta-fakta yang menyebabkan gempa maut Turki yang dahsyat tersebut sebenarnya apa?

1. Adanya patahan anatolia timur

Letak pusat gempa berada di sekitar 26 km sebelah timur kota Nurdagi Turki dengan kedalaman sekitar 18 km di Patahan Anatolia Timur.

Kemudian gempa tersebut menyebar ke daerah timur laut, hingga akhirnya membawa kehancuran ke Turki Tengah serta Suriah.

Baca Juga: Pasca gempa maut di Turki dan Suriah, berikut daftar donasi untuk membantu para korban bencana

Menurut Survei Geologi AS, hanya ada tiga gempa bumi yang terdaftar dengan kekuatan di atas 6,0 Skala Richter (SR) sejak tahun 1970 di daerah itu.

Halaman:

Editor: Levana Gasanova Bunga Monintja

Sumber: YouTube CNBC Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X