Facebook PHK 12.000 karyawan, ada apa?

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 09:09 WIB
Facebook PHK 12.000 karyawan. ( wikipedia)
Facebook PHK 12.000 karyawan. ( wikipedia)

LOMBOK INSIDER - Facebook adalah salah satu media sosial terbesar di dunia. Layanan jejaring sosial online yang berasal dari Amerika tersebut akan melakukan pemutusan kerja (PHK) terhadap puluhan ribu karyawan.

Maher Saba selaku Chief Engineer Facebook sudah pernah menyebutkan bahwa perusahaan bakal memangkas karyawan yang masuk kategori “membutuhkan dukungan” pada Juli lalu.

Hanya saja persentase atau jumlah pasti dari pemutusan kerja tersebut tidak dirincikan. Selain Facebook, media sosial lainnha seperti Instagram dan Whatsapp juga melakukan penyesuaian bisnis.

Baca Juga: Isa Zega langsung terpikat pesona Rizky Billar suami Lesti Kejora saat pertama ketemu, ngaku suka lakukan ini

Mark Zuckerberg atau yang akrab disapa Zuck sempat menyalahkan masalah ekonomi yang membuat perusahaannya terpaksa harus melakukan restrukturisasi. Karena itu, selain memangkas jumlah karyawan, Zuck juga memangkas biaya anggaran perusahaan.

"Selama 18 tahun pertama keberadaan perusahaan, pada dasarnya kami tumbuh dengan cepat setiap tahun. Namun baru-baru ini pendapatan kami datar hingga sedikit turun untuk pertama kali," kata Mark Zuckerberg CEO facebook.

Kabarnya, pemangkasan akan dilakukan mulai minggu depan dan akan berdampak pada 15 persen atau sekitar 12.000 karyawan.

Baca Juga: Takjub, patung lilin Agnez Mo akhirnya dirilis di Madame Tussauds Singapura : 100 persen mirip !

Salah satu karyawan mengatakan bahwa tim manager diminta untuk memilih setidaknya 15 persen dari timnya yang dianggap "needs support/membutuhkan dukungan".

Maksud dari kategori "membutuhkan dukungan" adalah pekerja/karyawan yang dinilai gagal memenuhi tujuan atau target perusahaan.

Karyawan yang “dinilai gagal” tersebut nantinya akan diberi surat persyaratan “Rencana Peningkatan Kerja” (PIP/Perfomance Improvement Plan). Surat pernyataan tersebut dapat diartikan sebagai sinyal bahwa mereka akan kehilangan pekerjaan di Facebook.

Baca Juga: Inilah potret Rizky Billar yang ganteng dari kecil dan fakta-fakta keluarganya

Karyawan Facebook yang masuk kategori "needs support" tadi kabarnya telah diinformasikan bahwa mereka diimbau untuk mencari pekerjaan di tempat lain.

"Mungkin akan terlihat seperti mereka pindah kerja, tapi sebenarnya, mereka dipaksa resign," kata seorang narasumber yang tidak disebutkan namanya sebagaimana dilansir dari The New York Post pada Jumat 7 September 2022.

Mendengar kabar PHK tersebut, sejumlah karyawan perusahaan pun mulai aktif menggunakan aplikasi mencari kerja bernama Blind. Sebab, para karyawan tidak mengetahui apakah mereka masuk dalam kategori 15 persen karyawan yang di-PHK atau tidak.

Baca Juga: Suka main kasar sama Lesti Kejora, sifat buruk Rizky Billar akhirnya dikuliti sahabatnya sendiri

Hal ini juga dipicu sejak bank dunia mengumumkan adanya resesi global di tahun 2023.***

Editor: Junita Sianturi

Sumber: The New York Post

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X