2 wilayah Ukraina gabung Rusia, NATO tak dukung dan kecam Putin

- Sabtu, 1 Oktober 2022 | 15:23 WIB
Ilustrasi Bendera Ukraina dan Rusia beserta lambang NATO (Ayatul Nissa Rahmadani Wikipedia )
Ilustrasi Bendera Ukraina dan Rusia beserta lambang NATO (Ayatul Nissa Rahmadani Wikipedia )

LOMBOKINSIDER – Rusia baru baru ini menandatangani dua wilayah Ukraina yang bergabung dengan Rusia.

Hal ini di patenkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa ada dua wilayah Ukraina yang bergabung dengan Rusia.

Namun, hal yang tak menyenangkan datang dari NATO.

Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mengecam keras pencaplokan 4 wilayah Ukraina oleh Rusia.

NATO dengan tegas mengatakan bahwa bergabung nya dua negara itu adalah tipuan dan tidak sah.

Dalam hal ini, NATO kembali peringatkan Rusia dengan konsekuensi berat yang akan diberikan NATO juga masih mencaplok wilayah tersebut.

Aliansi itu pun memperingatkan akan konsekuensi berat jika Moskow menggunakan senjata nuklir dalam perangnya melawan Kyiv.

Jens Stoltenberg sebagai Sekretaris Jenderal NATO, mengungkapkan bahwa ini hanyalah tipuan Rusia untuk melemahkan Ukraina.

Stoltenberg juga mengatakan Perampasan tanah ini ilegal dan tidak sah. Sekutu NATO tidak dan tidak akan mengakui wilayah ini sebagai bagian dari Rusia, seperti yang di kutip dari Reuters Sabtu 1 Oktober 2022.

Stoltenberg bersikeras bahwa NATO akan terus mendukung Ukraina dalam upaya mereka untuk membebaskan wilayah yang dikuasai Moskow saat Kyiv bersumpah untuk melancarkan serangan balik.

Halaman:

Editor: Ayatul Nissa Rahmadani

Sumber: reuters

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X