• Minggu, 22 Mei 2022

Virus Omicron Merebak, Satgas Penanganan Covid19 Keluarkan Perubahan Protokol Perjalanan Internasional

- Senin, 29 November 2021 | 15:52 WIB
Virus omicron tengah menebar yang diawali dari Afrika. Pemerintah pun mengeluarkan perubahan protokol perjalanan internasional untuk mencegah penyebaran varian virus Covid19 ini. (Photo by Annie Spratt on Unsplash)
Virus omicron tengah menebar yang diawali dari Afrika. Pemerintah pun mengeluarkan perubahan protokol perjalanan internasional untuk mencegah penyebaran varian virus Covid19 ini. (Photo by Annie Spratt on Unsplash)


LombokInsider.com – Virus omicron merebak di seluruh dunia dan menimbulkan ancaman baru. Maka Satgas Penanganan Covid19 mengeluarkan perubahan protokol perjalanan internasional pada Minggu, 28 November 2021.

Satgas Penanganan Covid19 mengatur perubahan protokol perjalanan internasional itu melalui Surat Edaran No. 23 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid19).

Surat Edaran ini berlaku efektif mulai tanggal 29 November 2021 sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian.

Dikeluarkannya SE ini didasarkan pada pertimbangan bahwa pada saat ini telah ditemukan varian baru SARS-CoV-2 B.1.1.529 di Afrika Selatan yang telah meluas sebarannya ke beberapa negara di dunia.

Baca Juga: Seorang Pelajar di Kota Bima Ditemukan Tewas Gantung Diri

Kemunculan varian baru SARS-CoV-2 B.1.1.529 atau Omicron telah menyebabkan peningkatan kasus khususnya di Benua Afrika bagian Selatan.

Badan kesehatan dunia dengan para pakarnya pun sepakat untuk menetapkan varian yang ditemukan di awal Bulan November 2021 ini menjadi Variant of Concern.

Karena itu Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito menyebutkan perlunya penyesuaian mekanisme pengendalian terhadap perjalanan internasional.

“Pada prinsipnya, untuk bisa beradaptasi dengan baik, kebijakan COVID-19 pun harus adaptif dengan dinamika virusnya termasuk dinamika variannya yang terjadi secara global,” ujar Wiku.

Baca Juga: Alamak! Jumlah Janda dan Duda di Kabupaten Ini Bakal 'Membludak'

Halaman:

Editor: Kasan Mulyono

Sumber: covid19.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X