Tampil di IEMS 2021, Mobil Listrik Karya SMKN 3 Mataram Binaan PLN Menarik Perhatian Pengunjung

- Jumat, 26 November 2021 | 13:17 WIB
Mobil listrik karya SMKN 3 Mataram, yang diberi nama R-One SMEKTI tampil pada acara Indonesia Motor Show (IEMS) 2021 di Tangerang.  (PLN NTB)
Mobil listrik karya SMKN 3 Mataram, yang diberi nama R-One SMEKTI tampil pada acara Indonesia Motor Show (IEMS) 2021 di Tangerang. (PLN NTB)

LombokInsider.com - Mobil listrik karya SMKN 3 Mataram, yang diberi nama R-One SMEKTI tampil pada acara Indonesia Motor Show (IEMS) 2021 di Tangerang. 

Pada acara yang dibuka oleh Kepala Staf Kepresidenan Indonesia, Jendral (Pur) Moeldoko di Gedung Pusat Inovasi dan Bisnis Teknologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Serpong Tangerang itu, mobil listrik hasil garapan siswa-siswa SMKN 3 Mataram ini tampil dengan mengusung konsep mobil E-Formula. 

Mobil Listrik karya SMKN 3 Mataram yang dibina oleh PLN Peduli melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara itu mendapat perhatian dan antusiasme dari beberapa pengunjung.

Baca Juga: Gracia Diculik Taksi Online dan Dimasukan dalam Bagasi Mobil  

Hal tersebut dikarenakan SMKN 3 Mataram menjadi satu satunya Sekolah Menengah yang mendapat undangan dari BRIN untuk ikut memamerkan hasil karyanya pada ajang yang bertaraf nasional tersebut. 

General Manager UIP Nusra, Josua Simanungkalit mengatakan bahwa keikut sertaan molis R-One SMEKTI pada ajang nasional tersebut merupakan wujud nyata dukungan PLN melalui PLN Peduli pada dunia pendidikan, dan program ini sejalan dengan transformasi PLN dalam mengkampanyekan program electrifying lifestyle

"Apabila melihat era kedepan, mobil listrik menjadi sebuah keniscayaan, dan apa yang di tunjukkan oleh anak-anak SMKN 3 Mataram ini menunjukkan bahwa SDM kita itu siap untuk era electric vehicle,” ucap Josua.

Baca Juga: BMKG: Peringatan Dini Cuaca 25-27 November, Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Lebat Disertai Kilat 

Prof.Dr. Eniya L Dewi, peneliti senior BRIN menuturkan bahwa hasil karya SMKN 3 Mataram ini menunjukkan bahwa kita sudah mampu melakukan konversi dari teknologi kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik. 

Halaman:

Editor: Agus Apriyanto LI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X