• Selasa, 7 Desember 2021

Potensi Kurma Jenis Ruthob Bagus, Bunda Niken Optimis NTB Jadi Pusat Perkebunan Kurma di Indonesia

- Jumat, 1 Oktober 2021 | 20:54 WIB
Bunda Niken saat mengikuti acara Panen Kurma di Desa Kayangan Kabupaten Lombok Utara, Jumat (01/10). (Lombokinsider.com)
Bunda Niken saat mengikuti acara Panen Kurma di Desa Kayangan Kabupaten Lombok Utara, Jumat (01/10). (Lombokinsider.com)

LombokInsider.com - Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah optimistis Provinsi NTB akan menjadi pusat perkebunan kurma di Indonesia. Hal itu terbukti setelah kurma berhasil membudidayakan berbagai jenis pohon kurma hingga dapat berbuah lebat dan memiliki rasa yang manis layaknya buah kurma dari negara-negara timur tengah.

"Budidaya kurma akan terus kita kembangkan. Dan kita berharap NTB akan menjadi pusat perkebunan kurma di Indonesia," harap Bunda Niken saat mengikuti acara Panen Kurma di Desa Kayangan Kabupaten Lombok Utara, Jumat (01/10).

Bunda Niken sapaan akrabnya, mengakui bahwa ini merupakan pertama kali masyarakat bisa melihat langsung bagaimana buah kurma dipetik dan dinikmati di tanah sendiri. Tentu potensi perkebunan kurma memberi harapan bagi masyarakat untuk terus mengembangkan budidaya kurma di seluruh wilayah NTB.

Baca Juga: Berbuah, Budidaya Pohon Kurma di Tanjung Belum Dapat Perhatian Pemda KLU

"Alhamdulillah, berkat usaha dan perjuangan teman-teman komunitas kurma di Lombok Utara, sehingga kita dapat menikmati buah yang penuh berkah di tanah kita sendiri," tutur Bunda Niken.

Senada dengan itu, Bupati Lombok Utara yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Simparudin mengatakan, melihat potensi perkebunan kurma yang dijanjikan, pemerintah Lombok Utara akan terus mendukung demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

"Karena ini merupakan potensi yang luar biasa yang harus ditingkatkan. Kami melihat juga sebagai mutiara yang tersembunyi dari tanah kita sendiri," ujarnya.

Adapun jenis kurma yang dipanen tersebut merupakan jenis kurma Ruthob dan memiliki harga yang mahal. Tak heran jika harganya cukup mahal, antara Rp250.000 sampai Rp 360.000 per satu kilogram. Jenis kurma Ruthob ada yang berwarna merah, hijau, dan kuning, tergantung jenis kurmanya. (LI)

Editor: Agus Apriyanto LI

Artikel Terkait

Terkini

Industri Aset Kripto di Indonesia Semakin Masif

Senin, 6 Desember 2021 | 13:01 WIB

PLN Tanam 10.000 Pohon Mangrove di Gili Petagan

Senin, 29 November 2021 | 20:38 WIB

Harga Mata Uang Kripto Rontok di Akhir Pekan

Sabtu, 27 November 2021 | 14:06 WIB
X