Berdasarkan data OJK, pasar modal syariah dan inklusi keuangan syariah berjalan lambat

- Selasa, 29 November 2022 | 16:12 WIB
Dari data OJK disebutkan inklusi keuangan syariah dan pasar modal syariah di tahun ini mengalami perlambatan. (Sumber Foto: berbagai sumber)
Dari data OJK disebutkan inklusi keuangan syariah dan pasar modal syariah di tahun ini mengalami perlambatan. (Sumber Foto: berbagai sumber)

LOMBOK INSIDER - Menjelang tutup tahun 2022, berdasarkan data dari OJK, ada kabar kurang manis dari pasar modal syariah dan inklusi keuangan syariah dalam negeri.

Dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di tahun 2022 ini menyebutkan indeks literasi keuangan syariah berada di angka 9.14 persen.

Baca Juga: Milenialis penggemar saham syariah, ayo ramaikan Bandung Sharia Invetor City 2022

"Sementara inklusi keuangan syariah, masih kata data OJK, berada di level 12.12 persen," kata Gunawan Benjamin kepada LOMBOK INSIDER, Selasa (29/11/2022).

Pria ini adalah dosen Ekonomi Syariah di Universitas Islam Sumatera Utara (UISU).

Baca Juga: Yuk kenali apa itu indeks saham yang perlu kamu ketahui di pasar modal Indonesia

Ia bilang, perkembangan itu masih kalah jauh dibandingkan dengan literasi keuangan pada umumnya.

Kata dia, masyarakat Indonesia, termasuk di Sumatera Utara, ada di posisi 49,68% dan inklusinya 85.10%.

Baca Juga: Investasi saham bisa bikin Gen Z cepat kaya

Halaman:

Editor: Bro Hen

Sumber: Wawancara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masa Depan Kecerdasan Buatan: Peluang dan Tantangan

Kamis, 26 Januari 2023 | 22:46 WIB
X