Menkeu : Climate Change menjadi ancaman global serius setelah pandemi

- Senin, 3 Oktober 2022 | 21:25 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawat (Foto : dok kemenkeu)
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawat (Foto : dok kemenkeu)

LOMBOK INSIDER – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan krisis perubahan iklim merupakan ancaman global yang sangat serius setelah pandemi.

Hal itu ia sampaikan kepada para mahasiswa dalam forum Indonesia Economic Outlook 2023 bertema “Maximizing Indonesia Economic Momentum”, Senin (03/10/2022).

“Bagaimana kalau negara dan dunia dihadapkan pada shock yang besar seperti pandemi, at least you have the initial taste of the global shock, maka climate change is gonna be another shock,” ungkap Menteri Keuangan. 

Menkeu menambahkan, maka tantangan selanjutnya adalah krisis dari sisi pangan, energi, dan inflasi yang tinggi akibat perang di Ukraina. Hal ini memberikan konsekuensi yang luar biasa bagi negara-negara di dunia. 

“Perang di Ukraina menimbulkan disrupsi dari sisi pasokan. Kita mungkin nggak akan bisa recover cepat. Kecuali kalau terjadi another shock teknologi di mana kemudian slope-nya bisa naik lagi,” tuturnya. 

Namun, hingga kuartal III tahun 2022 pemerintah memprediksi momentum pemulihan ekonomi Indonesia masih kuat.

Meski begitu, kebijakan ekonomi di tahun 2023 di desain secara rensponsif, fleksibel tapi tetap hati-hati, terukur, dan prudent untuk menghadapi situasi ketidakpastian global yang mungkin datang.

“Jadi momentum Indonesia pemulihannya lagi kuat, sementara seluruh dunia lagi melemah. Tapi nanti yang kalau seluruh dunia melemah ini pasti akan dragging, akan menjadi down side risk untuk kita sendiri. Sehingga tahun depan banyak ketidakpastian,” kata Menkeu.

Di sisi lain, climate change menjadi tantangan selanjutnya yang perlu mendapatkan perhatian. Menurut Menkeu, ekonomi harus tetap tumbuh terutama bagi negara-negara emerging.

Halaman:

Editor: Dyan Putra

Sumber: Kemenkeu RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

OJK Puji TPAKD Sumut, Ini Alasannya

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:57 WIB

Getah pinus bikin sejumlah pihak saling ribut

Rabu, 30 November 2022 | 21:10 WIB
X