Kementerian Perindustrian luncurkan IHYA 2022 demi perkuat industri halal nasional

- Jumat, 30 September 2022 | 22:26 WIB
Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2022 oleh Kementerian Perindustrian Indonesia (Sumber Foto: Kemenperin)
Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2022 oleh Kementerian Perindustrian Indonesia (Sumber Foto: Kemenperin)

LOMBOK INSIDER - Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) sangat serius memperhatikan dan mengembanagkan ekonomi nasional yang berbasis syariah.

Berbagai kebijakan dan kegiatan telah dilakukan, termasuk yang dilakukan di tingkat kementerian.

Salah satu kementerian di kabinet saat ini yang memperhatiakn dan berupaya menguatkan industri syariah tersebut adalah Kementerian Perindustrian.

Baca Juga: Ini rekomendasi masjid dan rumah makan halal bagi wisatawan yang berwisata ke kawasan wisata Danau Toba

Sudah sejak tahun lalu kementerian yang dipimpin oleh Agus Gumiwang Kartasasmita ini menggelar Indonesia Halal Industry Awards (IHYA).

Untuk tahun 2022 ini, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita Kick-off IHYA 2022 di Jakarta, Jumat (30/9/2022).

Dalam acara itu Menperin menegaskan kalau ekonomi syariah merupakan bagian inti dari kebijakan pemulihan ekonomi pascapandemi di beberapa negara.

Baca Juga: Wapres KH Ma'ruf Amin bocorkan sosok yang bakal menggantikan Anies Baswedan sebagai Gubernur Jakarta

Terlepas dari berlanjutnya ketidakpastian global akibat pandemi COVID-19, Dinar Standard dalam State of the Global Islamic Economy Report Tahun 2022 memperkirakan bahwa total pengeluaran umat muslim global pada tahun 2022 akan tumbuh sebesar 9,1%.

Disebutkan, pertumbuhan itu berasal dari enam sektor riil ekonomi syariah yaitu sektor makanan dan minuman halal, modest fashion, kosmetika, farmasi, media dan rekreasi, serta travel.

"Pertumbuhan ini diperkirakan akan mencapai US$2.8 triliun pada tahun 2025 atau meningkat 7,5% (CAGR)," kata Menperin di acara kick off IHYA tersebut.

Baca Juga: Kerupuk Gendar, sedap di lidah dan bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan

Di Indonesia, kata Menperin, ekonomi syariah juga terus tumbuh dan menunjukkan perkembangan menggembirakan.

Bank Indonesia (BI) dalam Indonesia Halal Market Reports 2021/2022 mencatat potensi kontribusi ekonomi syariah sebesar total US$5,1 miliar terhadap PDB nasional.

Ini diraih melalui ekspor produk halal, pertumbuhan penanaman modal asing, serta substitusi impor.

Baca Juga: Tahu Manampang, kuliner lezat nan legendaris buatan transmigran Jawa di Desa Dolok Manampang

Pertumbuhan ekonomi syariah juga semakin kokoh ditopang oleh beberapa pendorong utama.

Antara lain besarnya populasi Muslim, meningkatnya kesadaran terhadap nilai-nilai etika Islam.

Terutama yang berkaitan dengan konsumsi produk halal dan thoyyib.

Juga semakin banyak strategi dan program nasional yang didedikasikan untuk pengembangan produk dan layanan halal.

Halaman:

Editor: Bro Hen

Tags

Artikel Terkait

Terkini

OJK Puji TPAKD Sumut, Ini Alasannya

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:57 WIB

Getah pinus bikin sejumlah pihak saling ribut

Rabu, 30 November 2022 | 21:10 WIB
X