Provinsi Sumatera Utara bakal memiliki lebih dari 250 Km jalan tol yang saling terhubung

- Rabu, 28 September 2022 | 22:05 WIB
Konektivitas jalan tol di Sumatera Utara sudah mencapai 250 Km. (Kementerian BUMN)
Konektivitas jalan tol di Sumatera Utara sudah mencapai 250 Km. (Kementerian BUMN)

LOMBOK INSIDER - Tak lama lagi, seluruh daerah di Provinsi Sumatera Utara akan saling terkoneksi oleh jalan tol.

Bahkan melalui jalan tol pula, Sumatera Utara juga akan terkoneksi dengan Provinsi Aceh yang berada di sebelah utara.

Diprediksi panjang ruas tol yang telah dibangun Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Sumut mencapai 250 kilometer (Km).

Baca Juga: Kota Lama Kesawan bakal jadi destinasi wisata unggulan kota Medan

Ruas tol ini terbentang sepanjang dari tol Medan – Binjai sepanjang 17,32 Km, lalu tol Binjai – Langsa (Aceh) yang nantinya akan beroperasi sepanjang 53,1 Km.

Kemudian, tol Kisaran – Indrapura sepanjang 47 Km, dan Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat sepanjang 143 Km yang saat ini masih dalam tahap konstruksi.

Baca Juga: Pengelolaan Bandara Kualanamu diserahterimakan, ini tanggapan Menteri BUMN Erick Thohir

“Dengan jalan tol yang membentang panjang di Provinsi Sumut ini diharapkan dapat terus mengembangkan Kawasan Sumut dan mendokrak perekonomian masyarakat sekitar agar dapat lebih maju lagi,” kata Koentjoro selaku Direktur Operasi III Hutama Karya.

Ia mengatakan, PT Hutama Karya (Persero) sebagai pengelola jalan tol trans Sumatera (JTTS) saat ini telah mengoperasikan 2 ruas tol yang berada di Provinsi Sumatra Utara.

Baca Juga: 95% kargo dari Pelabuhan Belawan singgah di Singapura atau Malaysia, RI nombok

Dua ruas itu yaitu tol Medan – Binjai (Mebi) yang dimulai sejak Oktober 2017 dan tol Binjai – Stabat yang merupakan bagian dari Tol Binjai – Langsa Seksi 1 (Binjai - Stabat) sejak Februari 2022.

Koentjoro mengatakan, bahwa bertambahnya dua ruas tol di Sumut ini telah meningkatkan konektivitas antardaerah.

Juga memperlancar arus transportasi dari Sumut menuju Aceh serta berpengaruh pada perekonomian sekitar.

Baca Juga: Dekat dengan Pulau Jawa, ET ingin jadikan provinsi ini sebagai pusat ekonomi baru di Indonesia

“Kehadiran jalan Tol Medan – Binjai – Stabat ini memangkas waktu tempuh menjadi lebih cepat yang berpengaruh pada penurunan biaya logistik dan kualitas produk yang dihasilkan,” tutur Koentjoro.

Lebih lanjut Koentjoro menyampaikan bahwa sejak dioperasikannya kedua ruas tol tersebut, trafik jalan tol terus meningkat setiap tahunnya.

Pihaknya mencatat peningkatan Lalu lintas Harian Rata-rata (LHR) pada Tol Mebi meningkat hampir 3 kali lipat jika dibandingkan dengan trafik pada saat baru beroperasi.

Baca Juga: Di daerah ini lokasi perkebunan durian terbesar di Sumatera Utara, milik seorang purnawirawan TNI

Ia bilang, trafik saat ini mencapai rata-rata lebih dari 23.000 kendaraan per hari. Sementara pada tahun 2017 hanya mencapai kurang lebih 8.000 kendaraan per hari.

Sementara untuk jalan tol Binjai – Stabat juga terus mengalami peningkatan.

Halaman:

Editor: Bro Hen

Sumber: Kementerian BUMN RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

OJK Puji TPAKD Sumut, Ini Alasannya

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:57 WIB

Getah pinus bikin sejumlah pihak saling ribut

Rabu, 30 November 2022 | 21:10 WIB
X