Cowok yang satu ini pengen banget membahagiakan ibu-ibu rumahtangga. Wah, suka sama yang ....

- Minggu, 31 Juli 2022 | 14:51 WIB
Mendag Zulhas berfoto bersama emak-emak (Situs Kementerian Perdagangan)
Mendag Zulhas berfoto bersama emak-emak (Situs Kementerian Perdagangan)

LOMBOKINSIDER - Membahagiakan para wanita, termasuk kelompok ibu-ibu rumahtangga, tentu merupakan prestasi bagi seorang cowok atau pria sejati.

Kebahagiaan yang diberikan tidak mesti melulu dalam bentuk uang atau barang-barang berharga.

Bisa saja membahagiakan ibu-ibu rumahtangga dengan cara yang lain.

Baca Juga: Urusan ternak ayam ternyata bisa berujung denda Rp 10 Miliar loh. Begini ceritanya ....

Misalnya, membahagiakan ibu-ibu rumahtangga dengan memastikan harga sembilan bahan pokok (sembako) menjadi terjangkau, baik dari sisi harga maupun stok barang.

Kalau hal itu bisa dilakukan, maka diyakini ibu-ibu rumahtangga bakal bahagia dan akan ingat selalu sama si pria yang telah berusaha membuat harga dan stok sembako menjadi mudah terjangkau.

Tekad inilah yang ada di diri Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Republik Indonesia. Saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Gosir Keputran Surabaya, Sabtu (29/7/2022) malam.

Baca Juga: Wow.. TKI ini bisa beli BMW mewah, simak tips cara beli mobil di Malaysia

Didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, pria yang akrab disapa Zulhas ini ingin memastikan kalau ibu-ibu rumah  tangga semakin bahagia karena harga sembako terus mengalami penurunan.

Jika harga sembako terjaga, Zulhas yang saat itu juga didampingi oleh Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Syailendra serta Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Veri Anggrijonoia, yakin inflasi akan tetap terkendali.

Baca Juga: TKI wajib tahu, ini pertanyaan-pertanyaan pihak imigresen ke WNI yang datang ke Malaysia

"Kita syukuri mudah-mudahan harga bapok rendah dan stabil terus sehingga inflasi terjaga. Kalau harga-harga  turun  maka  ibu-ibu  yang  dagang  dan  ibu  rumah  tangga  senang  dan  bahagia," ujar Mendag Zulhas.

"Sengaja saya tidak ke pasar pagi, tapi yang malam karena komoditas di pasar ini untuk dijual lagi. Saya  terkejut,  harga  bawang  merah  mulai  Rp25.000—28.000/kg.  Artinya  pengecer  bisa  jual Rp35.000—40.000/kg. Harga ini sudah jauh menurun dari harga sebelumnya," kata Mendag.

Baca Juga: Ririn lari dari majikannya, mau pulang ke Indonesia tapi tak bisa, ini yang terjadi ...

Ia menyebut  komoditas  hortikultura  lain  di  Pasar  Keputran  terus  mengalami penurunan.

"Segala jenis cabai, harga rata-rata sudah Rp55.000/kg. Jadi pengecer bisa jual di harga Rp60.000—65.000/kg.   Jauh   lebih   murah.   Sementara   harga   bawang   putih   dan   beras   stabil. Sedangkan harga sayuran cenderung turun," kata Mendag.

Mendag menambahkan, Kemendag akan terus melakukan pemantauan guna menjaga ketersediaan pasokan dan harga bapok di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Luhut Panjaitan terlihat berjaket Grab, alih profesi jadi ojol kah?

Sebelumnya, pada hari yang sama Mendag Zulkifli Hasan melakukan pemantauan harga dan pasokan bapok di Pasar Kasih Naikoten di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

"Saya  keliling  terus.  Tadi  pagi  saya  ke  Pasar  Kasih  Naikoten,  Kupang.  Harga  daging  sapi  di  sana termurah se-Indonesia, Rp110.000/kg," kata dia.

Pasar  Keputran  merupakan  pasar  grosir,  khususnya  untuk  produk  hortikultura seperti  bawang, cabai, dan sayuran.

Baca Juga: Perempuan Indonesia tersenyum malu saat ditanya enak gak menikah sama laki-laki Malaysia?

Geliat pada pasar ini mulai memuncak pada sore hingga dini hari.

Berdasarkan pantauan, harga cabai rawit tercatat Rp55.000/kg, cabai keriting (Rp60.000/kg), cabai besar (Rp60.000/kg), bawang merah probolinggo ukuran kecil (Rp25.000/kg), bawang merah super (Rp30.000/kg), bawang putih honan (Rp19.000/kg), serta bawang putih kating Rp24.000/kg.

Halaman:

Editor: Bro Hen

Sumber: Kementerian Perdagangan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X