Koperasi Fans Slank 'Slankops'resmi diluncurkan, Ini harapan Menkop Teteh Masduki

Junita Sianturi
- Rabu, 20 Juli 2022 | 16:21 WIB
MenkopUKM, Teteh Masduki bersama Menteri BUMN Erick Thohir berserta personil Grub Band Slank berfoto bersama usai lauching koperasi Slankops  (kemenkopukm.go.id)
MenkopUKM, Teteh Masduki bersama Menteri BUMN Erick Thohir berserta personil Grub Band Slank berfoto bersama usai lauching koperasi Slankops (kemenkopukm.go.id)

Lombok Insider - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM), Teten Masduki berharap hadirnya Koperasi Slankops (fans club Slankers) dapat menjadi role model bagi koperasi lainnya berbasis komunitas.

Slankops merupakan koperasi pertama di Indonesia berbasis fans club menerapkan konsep multi pihak sehingga memudahkan berbagai pihak menjadi investor. Karena itu, Menkop UKM, Teteh Masduki berharap dapat memberikan kesejahteraan kepada fansnya.

Teteh Masduki mengatakan, membentuk koperasi bernama Slankops merupakan salah satu cara dalam memberikan perhatian khusus kepada penggemar setia Slank. Dimana nilai-nilai koperasi sangat tepat dalam mengelola potensi bagi penggemar Slank.

Baca Juga: NTB tidak lagi kirim TKI ke Malaysia, imbas murka pemerintah pusat yang banyak menemukan kasus penyiksaan

"Slank ini memang enggak ada matinya. Idenya terus tumbuh. Saya sendiri menyukai lirik lagu Slank, di mana banyak lirik Slank ini mengangkat soal perubahan sosial. Jika ini sukses dan terus berkembang, saya kira band sebesar Rolling Stones juga akan bikin," kata Teteh Masduki saat launching Koperasi Slankops dikutip dari Kemenkopukm.go.id, Rabu (20/7/2022).

Teteh Masduki mengatakan, nama besar dari grub Band Slank memiliki value yang tinggi, sehingga hadirnya koperasi Slankops ini dapat wadah berbagi yang fair

"Itu kenapa ketika awal ingin membentuk Slankops ini, kita usulkan ke Bimbim untuk menggunakan konsep koperasi multi pihak. Bagaimana bisa berbagi secara fair. Slank itu brand, pasti punya nilai," ujarnya.

Baca Juga: Sebut Nathalie Holscher punya otak luar biasa, begini harapan Oma Hetty pada sidang perdana perceraian cucunya

Selain itu, Teteh Masduki juga mengatakan ke depannya berharap koperasi Slankops ini dapat menjadi sebuah koperasi digital di era web 3 maupun era _blockchain close loop_ salah satunya melalui lahirnya koperasi.

"Slankops ini juga menjadi koperasi berbasis _crowdfunding_. Misalnya anggota Slankops sebanyak 1 juta orang dengan iuran Rp50 ribu per bulan, maka ada capital sekitar Rp50 miliar. Dana sebesar ini bisa bikin warung di mana-mana. Itu kenapa saya senang sekali dan bisa menyebut Slankops sebagai role model koperasi berbasis fans club," kata Menteri Teten.

Ditempat yang sama, Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan, grup Band Slank merupakan sebuak ikonik dimana tidak banyak grup band di tanah ini yang konsisten mendorong pergerakan baik itu sosial maupun lainnya.

Baca Juga: Katanya Barcelona klub besar, tapi jadi bahan candaan netizen, dijuluki Paylater FC

"Ini tidak mudah. Slank ini punya merek. Ke depan, napas dari merek ini dapat menjadi kegiatan ekonomi yang berputar jangan hanya menetes ke yang kaya saja, tapi bergerak ke masyarakat yang banyak. Setelah berhasil, pemerintah harus bisa intervensi dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan. Jadi lebih merata dan seimbang. Salah satunya melalui koperasi," ucap Erick.

Erick Thohir berharap Koperasi Slankops ini dapat mengembangkan ekonomi kerakyatan lewat pembiayaan dan pendampingan.

"Di bank BUMN tadinya kesulitan mendapat data ultra mikro atau UMKM, sekarang lebih jelas dan tepat sasaran. Maka sekarang ini contoh _sucess story_ kita punya PNM Mekaar yang memiliki 12,7 juta nasabah yang mengelola dana puluhan triliun," kata Erick.

Baca Juga: Pro Kontra Habib Rizieq, dari murid sekolah nasrani hingga mendirikan front pembela Islam

Ia menegaskan, Slank melalui Slankops bisa membantu mengembangkan ekonomi kerakyatan menjadi fundamental ekonomi Indonesia.

"Kita gulirkan terus ekonomi kerakyatan dan kreatif yang dapat membuka ekonomi baru," katanya.

Sementara itu, Bimo Setiawan Almachzumi, ketua pengurus Koperasi Slankops mengatakan ide lahirnya Slankops telah ada sejak awal tahun 2022, namun hal tersebut tertunda lantaran pandemi covid 19 dan baru resmi diluncurkan saat ini.

Baca Juga: Habib Rizieq Shihab bebas bersyarat disambut tangisan keluarga besarnya

Nantinya, koperasi Slankops ini akan terdiri dari beberapa unit usaha seperti Warslank, Slanklin, Slankmart, SlankStyle, Slank, Kopi Potlot, dan SlankShop.

"Sejalan dengan lagu Slank soal solidaritas, dan lingkungan. Bagaimana memberdayakan penggemar kami yang tersebar dari Sabang-Merauke mandiri secara ekonomi. Dan menumbuhkan jiwa wirausaha kepada anggota koperasi Slankops," katanya. Penulis: Mira Agustian. ***

Editor: Junita Sianturi

Sumber: Kemenkop dan UKM

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X